Internet Puskesmas Tulungagung Bermasalah, Dewan Soroti Izin Perusahaan

- Pewarta

Sabtu, 21 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG – Pengadaan layanan internet untuk 32 puskesmas di Kabupaten Tulungagung menuai sorotan. Komisi C DPRD menemukan persoalan serius pada aspek perizinan sejumlah perusahaan penyedia jasa.

Dalam rapat di gedung dewan, terungkap sebagian besar perusahaan yang terlibat belum memiliki kelengkapan izin usaha sesuai ketentuan. Dari beberapa penyedia yang masuk dalam proyek tersebut, hanya satu yang dinilai memenuhi syarat administrasi secara lengkap.

Temuan ini memunculkan tanda tanya besar soal proses seleksi. Bagaimana perusahaan yang belum berizin penuh bisa lolos dan bekerja sama dalam proyek yang dibiayai anggaran daerah?

Anggota Komisi C menegaskan bahwa pengadaan untuk fasilitas kesehatan tidak boleh dilakukan secara serampangan. Internet di puskesmas bukan sekadar jaringan, tetapi menopang sistem pencatatan pasien, pelaporan layanan, hingga komunikasi rujukan.

Jika verifikasi dokumen dilakukan secara longgar, risiko yang muncul tidak hanya soal administrasi. Potensi pelanggaran hukum dan kerugian keuangan daerah bisa terjadi. Dewan meminta OPD terkait segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proses pengadaan, mulai dari tahap perencanaan hingga penunjukan penyedia.

Selain itu, evaluasi diminta tidak berhenti pada klarifikasi lisan. Dokumen kontrak, legalitas usaha, dan mekanisme pembayaran harus dibuka dan diperiksa secara detail. Jika ditemukan kelalaian, Komisi C memberi sinyal akan mendorong sanksi administratif bahkan langkah hukum.

Proyek digitalisasi layanan kesehatan seharusnya memperkuat mutu pelayanan, bukan menyisakan persoalan izin. Kini yang ditunggu adalah tindakan nyata dari instansi terkait: membenahi proses atau membiarkan persoalan ini berlarut-larut.

(gun).

Berita Terkait

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun
Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek
Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah
Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat
Produksi Ikan Air Tawar Tulungagung Tembus Rp1,1 Triliun, Sektor Budidaya Jadi Penopang Ekonomi Daerah
Sekolah Rakyat Tulungagung Ditarget Mulai Dibangun Oktober 2026, Pemkab Kejar Syarat Lahan dan Akses
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:20 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:33 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:09 WIB

Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:11 WIB

Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:53 WIB

Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat

Senin, 11 Mei 2026 - 02:14 WIB

Produksi Ikan Air Tawar Tulungagung Tembus Rp1,1 Triliun, Sektor Budidaya Jadi Penopang Ekonomi Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 00:11 WIB

Sekolah Rakyat Tulungagung Ditarget Mulai Dibangun Oktober 2026, Pemkab Kejar Syarat Lahan dan Akses

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB