Jakarta Jadi Ibu Kota Terpadat di Dunia, PBB Soroti Ledakan Urbanisasi Global

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Lumineerdaily.com – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menempatkan Jakarta sebagai kota terpadat di dunia dalam laporan terbaru World Urbanization Prospects 2025. Dengan jumlah penduduk yang menembus 42 juta jiwa, kawasan metropolitan Jakarta kini melampaui Dhaka dan Tokyo yang selama ini dikenal sebagai pusat urban terbesar dunia.

Laporan yang dirilis Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial PBB itu menekankan kian cepatnya laju urbanisasi global. Kota-kota besar, menurut laporan tersebut, kini dihuni 45 persen dari total populasi dunia yang mencapai 8,2 miliar orang. Angka ini melonjak drastis dibanding era 1950 ketika hanya 20 persen penduduk dunia yang tinggal di kawasan perkotaan.

PBB memprediksi tren urbanisasi tidak akan surut dalam beberapa dekade ke depan. Pada 2050, sekitar dua pertiga pertumbuhan populasi global diperkirakan terjadi di kawasan perkotaan. Sementara wilayah non-perkotaan hanya akan menyumbang sepertiga dari pertumbuhan tersebut.

Fenomena ini juga tercermin dari pesatnya pertumbuhan megakota—wilayah metropolitan berpenduduk lebih dari 10 juta jiwa. Jumlah megakota naik dari delapan pada 1975 menjadi 33 megakota pada 2025, dengan 19 di antaranya berada di Asia.

Dalam peta terbaru PBB, Jakarta berada di urutan paling atas dengan sekitar 42 juta penduduk. Dhaka, ibu kota Bangladesh, menempati posisi kedua dengan hampir 40 juta penduduk, disusul Tokyo dengan 33 juta penduduk.

Sejalan dengan pertumbuhan penduduk di kota-kota besar, Indonesia juga mencatat peningkatan signifikan pada populasi nasional. Menurut estimasi PBB melalui basis data Worldometer, jumlah penduduk Indonesia kini mencapai 286 juta jiwa, menempatkannya di posisi keempat negara berpenduduk terbanyak di dunia.

Di tengah tekanan urbanisasi Jakarta, pemerintah Indonesia sejak 2019 telah menggagas pemindahan ibu kota negara ke Nusantara, wilayah administrasi baru di Kalimantan Timur. Proyek senilai US$32 miliar itu semula ditargetkan rampung pada 2024, namun jadwal peresmian kini bergeser menjadi 2028, seiring penyesuaian pembangunan dan infrastruktur.

Berita Terkait

Panglima TNI Minta Semua Pihak Jaga Stabilitas Aceh di Tengah Pemulihan Bencana
Saan Mustopa Dorong Perpanjangan KRL hingga Karawang–Cikampek
Indonesia dan Singapura Sepakati Penguatan Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Regional
Kominfo Dorong Cloudflare Daftar PSE untuk Perkuat Pengawasan Situs Judi Online
KPK Sita Rumah, Mobil, dan Motor Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji
Bupati Tulungagung Dorong Generasi Muda Jadi Motor Ekonomi Pariwisata
Jangan Salah Sasaran!” Bupati Gatut Sunu Peringatkan Soal Bantuan Pangan
Bupati Gatut: Semangat Pemuda Tak Boleh Padam di Tengah Arus Perubahan

Berita Terkait

Kamis, 1 Januari 2026 - 16:35 WIB

Panglima TNI Minta Semua Pihak Jaga Stabilitas Aceh di Tengah Pemulihan Bencana

Minggu, 28 Desember 2025 - 08:40 WIB

Saan Mustopa Dorong Perpanjangan KRL hingga Karawang–Cikampek

Senin, 1 Desember 2025 - 16:12 WIB

Jakarta Jadi Ibu Kota Terpadat di Dunia, PBB Soroti Ledakan Urbanisasi Global

Rabu, 19 November 2025 - 20:46 WIB

Indonesia dan Singapura Sepakati Penguatan Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Regional

Rabu, 19 November 2025 - 20:42 WIB

Kominfo Dorong Cloudflare Daftar PSE untuk Perkuat Pengawasan Situs Judi Online

Rabu, 19 November 2025 - 20:02 WIB

KPK Sita Rumah, Mobil, dan Motor Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 3 November 2025 - 13:43 WIB

Bupati Tulungagung Dorong Generasi Muda Jadi Motor Ekonomi Pariwisata

Jumat, 31 Oktober 2025 - 06:11 WIB

Jangan Salah Sasaran!” Bupati Gatut Sunu Peringatkan Soal Bantuan Pangan

Berita Terbaru