Jaranan Sentherewe Mendapat Pengakuan Nasional di HUT ke-820 Tulungagung

- Redaksi

Minggu, 16 November 2025 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Bupati Tulungagung

Foto : Bupati Tulungagung

Tulungagung, Lumineerdaily – Kabupaten Tulungagung kali ini membawa kabar gembira bagi dunia seni dan budaya lokal. Kado istimewa datang dari pemerintah pusat: Kementerian Kebudayaan RI resmi menetapkan Jaranan Sentherewe sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Tak hanya itu, Kementerian Hukum RI juga memberikan pengakuan hukum atas Jaranan Sentherewe dan Reyog Kendhang sebagai Ekspresi Budaya Tradisional (EBT).

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menyampaikan kabar bahagia ini saat membuka acara Pesona Budaya Tulungagung 2025 di Taman Nol Km, tepat di selatan Alun-alun Tulungagung.

“Patut kita syukuri bersama, ini menandakan bahwa khazanah budaya kita telah diakui di tingkat nasional,” ujar Bupati GS. Ia menambahkan, pengakuan ini bukan sekadar kebanggaan, tapi juga bukti nyata akan nilai sejarah, filosofi, dan estetika yang terkandung dalam Jaranan Sentherewe.

Menurut Bupati, pengakuan ini juga menjadi penghargaan bagi para seniman dan masyarakat Tulungagung yang telah menjaga kesenian ini dari generasi ke generasi. Mereka adalah penjaga warisan budaya yang terus memastikan Jaranan Sentherewe tetap hidup dan lestari.

Selain pengakuan sebagai WBTB, status resmi sebagai EBT memberikan perlindungan hukum dan hak kekayaan intelektual komunal. Hal ini memberi rasa aman bagi para pelaku seni untuk terus berkarya tanpa khawatir hak mereka diklaim pihak lain.

“Ini memberikan semangat baru bagi seniman lokal untuk terus berkarya,” tambah Gatut Sunu.

Momentum ini juga diharapkan mendorong inovasi berbasis budaya, sekaligus memperkuat ekonomi kreatif dan sektor pariwisata di Tulungagung. Bupati pun mengajak generasi muda untuk mencintai, mempelajari, dan melestarikan budaya daerahnya.

Acara Pesona Budaya Tulungagung malam itu dihadiri Wakil Bupati Ahmad Baharudin, Forkopimda, Sekda, Ketua Komisi D DPRD Tulungagung, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, OPD, budayawan, seniman, serta para pelaku Jaranan Sentherewe dan Reyog Kendhang.

Dengan dua pengakuan nasional ini, budaya Tulungagung semakin diakui dan terlindungi, menjadi kebanggaan seluruh masyarakat, serta inspirasi bagi generasi berikutnya untuk terus melestarikan warisan budaya lokal.

Berita Terkait

SMPN 2 Tulungagung Raih Juara Madya 2 LKBB KOBAR API S’7 Tingkat Jawa Timur
Lampu Mati Bertahun-tahun, Pasar Ngemplak Tulungagung Penyumbang PAD Dibiarkan Gelap dan Rusak
Kumuh dan Tak Tertata, DPRD Nilai Pasar Ngemplak Luput dari Keseriusan Pemerintah
Iuran Komite SMA Negeri Gondang Jadi Sorotan, Bandingkan dengan Praktik di SMA Kauman
Anggaran Mobil Dinas Miliaran Rupiah di Tulungagung Jadi Sorotan
Polsek Karangrejo Ungkap Kasus Pencurian dengan Kekerasan, Pelaku Diamankan Bersama Barang Bukti
Adik Bupati Tulungagung Duduki Jabatan Strategis RSUD
Tulungagung Galang Donasi Rp151 Juta, Kirim 10 Ton Beras untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 05:33 WIB

SMPN 2 Tulungagung Raih Juara Madya 2 LKBB KOBAR API S’7 Tingkat Jawa Timur

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:49 WIB

Lampu Mati Bertahun-tahun, Pasar Ngemplak Tulungagung Penyumbang PAD Dibiarkan Gelap dan Rusak

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:10 WIB

Kumuh dan Tak Tertata, DPRD Nilai Pasar Ngemplak Luput dari Keseriusan Pemerintah

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:29 WIB

Anggaran Mobil Dinas Miliaran Rupiah di Tulungagung Jadi Sorotan

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:01 WIB

Polsek Karangrejo Ungkap Kasus Pencurian dengan Kekerasan, Pelaku Diamankan Bersama Barang Bukti

Senin, 5 Januari 2026 - 02:45 WIB

Adik Bupati Tulungagung Duduki Jabatan Strategis RSUD

Senin, 5 Januari 2026 - 02:21 WIB

Tulungagung Galang Donasi Rp151 Juta, Kirim 10 Ton Beras untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Senin, 5 Januari 2026 - 02:02 WIB

Tulungagung Catat Peningkatan Luas Panen Padi, Produksi Beras Surplus 50 Persen

Berita Terbaru