Jaranan Sentherewe Mendapat Pengakuan Nasional di HUT ke-820 Tulungagung

- Pewarta

Minggu, 16 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Bupati Tulungagung

Foto : Bupati Tulungagung

Tulungagung, Lumineerdaily – Kabupaten Tulungagung kali ini membawa kabar gembira bagi dunia seni dan budaya lokal. Kado istimewa datang dari pemerintah pusat: Kementerian Kebudayaan RI resmi menetapkan Jaranan Sentherewe sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Tak hanya itu, Kementerian Hukum RI juga memberikan pengakuan hukum atas Jaranan Sentherewe dan Reyog Kendhang sebagai Ekspresi Budaya Tradisional (EBT).

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menyampaikan kabar bahagia ini saat membuka acara Pesona Budaya Tulungagung 2025 di Taman Nol Km, tepat di selatan Alun-alun Tulungagung.

“Patut kita syukuri bersama, ini menandakan bahwa khazanah budaya kita telah diakui di tingkat nasional,” ujar Bupati GS. Ia menambahkan, pengakuan ini bukan sekadar kebanggaan, tapi juga bukti nyata akan nilai sejarah, filosofi, dan estetika yang terkandung dalam Jaranan Sentherewe.

Menurut Bupati, pengakuan ini juga menjadi penghargaan bagi para seniman dan masyarakat Tulungagung yang telah menjaga kesenian ini dari generasi ke generasi. Mereka adalah penjaga warisan budaya yang terus memastikan Jaranan Sentherewe tetap hidup dan lestari.

Selain pengakuan sebagai WBTB, status resmi sebagai EBT memberikan perlindungan hukum dan hak kekayaan intelektual komunal. Hal ini memberi rasa aman bagi para pelaku seni untuk terus berkarya tanpa khawatir hak mereka diklaim pihak lain.

“Ini memberikan semangat baru bagi seniman lokal untuk terus berkarya,” tambah Gatut Sunu.

Momentum ini juga diharapkan mendorong inovasi berbasis budaya, sekaligus memperkuat ekonomi kreatif dan sektor pariwisata di Tulungagung. Bupati pun mengajak generasi muda untuk mencintai, mempelajari, dan melestarikan budaya daerahnya.

Acara Pesona Budaya Tulungagung malam itu dihadiri Wakil Bupati Ahmad Baharudin, Forkopimda, Sekda, Ketua Komisi D DPRD Tulungagung, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, OPD, budayawan, seniman, serta para pelaku Jaranan Sentherewe dan Reyog Kendhang.

Dengan dua pengakuan nasional ini, budaya Tulungagung semakin diakui dan terlindungi, menjadi kebanggaan seluruh masyarakat, serta inspirasi bagi generasi berikutnya untuk terus melestarikan warisan budaya lokal.

Berita Terkait

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun
Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek
Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah
Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat
Produksi Ikan Air Tawar Tulungagung Tembus Rp1,1 Triliun, Sektor Budidaya Jadi Penopang Ekonomi Daerah
Sekolah Rakyat Tulungagung Ditarget Mulai Dibangun Oktober 2026, Pemkab Kejar Syarat Lahan dan Akses
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:20 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:33 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:09 WIB

Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:11 WIB

Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:53 WIB

Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat

Senin, 11 Mei 2026 - 02:14 WIB

Produksi Ikan Air Tawar Tulungagung Tembus Rp1,1 Triliun, Sektor Budidaya Jadi Penopang Ekonomi Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 00:11 WIB

Sekolah Rakyat Tulungagung Ditarget Mulai Dibangun Oktober 2026, Pemkab Kejar Syarat Lahan dan Akses

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB