Kapolres Tulungagung Tebar 5.000 Benih Ikan Tombro di Sungai Gesikan, Dorong Kesadaran Lingkungan Warga

- Pewarta

Jumat, 24 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung — Upaya melestarikan ekosistem air terus digalakkan Kepolisian Resor Tulungagung. Kamis, 23 Oktober 2025, Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi kembali memimpin kegiatan penebaran 5.000 benih ikan tombro di Sungai Parit Agung, Desa Gesikan, Kecamatan Pakel.

Kegiatan tersebut diikuti jajaran Forkopimcam Pakel, perangkat desa, serta warga setempat. Penebaran benih ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Polres Tulungagung untuk mendukung pelestarian sumber daya alam dan memperkuat kesadaran masyarakat menjaga lingkungan.

“Kegiatan ini merupakan kali kedua kami melakukan penebaran bibit ikan tombro di kali Ngrowo. Ini bentuk apresiasi Polres Tulungagung untuk desa-desa yang telah memiliki Perdes pelestarian lingkungan hidup,” ujar AKBP Taat di lokasi kegiatan.

Menurut Kapolres, Desa Gesikan menjadi salah satu contoh baik karena telah memiliki Peraturan Desa (Perdes) tentang pelestarian lingkungan hidup, yang antara lain melarang praktik meracun atau menyetrum ikan di sungai.

“Harapannya sungai ini makin lestari. Karena itu, kami tebar 5.000 ekor ikan tombro — jenis ikan lokal yang alami, tidak predator, dan tidak invasif. Semoga dapat berkembang biak dan memberi manfaat bagi masyarakat,” lanjutnya.

AKBP Taat menambahkan, hingga saat ini terdapat sepuluh desa di Kabupaten Tulungagung yang telah memiliki Perdes pelestarian lingkungan. Polres berkomitmen melanjutkan kegiatan serupa di desa-desa tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan lokal menjaga ekosistem air.

“Sebelumnya kita tebar ikan di Desa Kendalbulur, dan hari ini di Gesikan. Nanti akan kita lanjutkan di desa lain yang memiliki Perdes serupa dan lingkungannya terjaga,” kata dia.

Program penebaran ikan ini tak sekadar simbolis. Ia menjadi wujud nyata kolaborasi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam merawat sumber daya alam berbasis kearifan lokal. Di tengah maraknya kerusakan lingkungan akibat aktivitas manusia, langkah sederhana seperti ini menjadi pengingat bahwa pelestarian alam bisa dimulai dari sungai di sekitar rumah.

Berita Terkait

MUI dan BNK Tulungagung Gelar Seminar, Plt Bupati Tegaskan Tutup Tuntas Outlet Miras Ilegal, Termasuk Sari Jaya
Ratusan Rumah Berdiri Di Atas Sungai Mati Di Tulungagung, Status Lahannya Belum Jelas
Pemilihan Sekda Tulungagung Masih Tunggu Restu Kemendagri, Tiga Nama Sudah Diserahkan
DPRD Tulungagung Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, KUA-PPAS 2027 Mulai Dibahas
DISHUB TULUNGAGUNG GENCARKAN PENERTIBAN, JUKIR DILARANG TARIK UANG DARI KENDARAAN PLAT AG
Pemkab Dan DPRD Tulungagung Sepakati Pertanggungjawaban APBD 2025 Dan Berkomitmen 2026 Lebih baik
Wahyu Pratama Alamsyah Resmi Gantikan Sutomo, Duduk di DRPD Tulungagung Lewat PAW
FRAKSI PKB DPRD TULUNGAGUNG UCAPKAN SELAMAT HARLAH KE-28 PKB

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:38 WIB

Ratusan Rumah Berdiri Di Atas Sungai Mati Di Tulungagung, Status Lahannya Belum Jelas

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:46 WIB

Pemilihan Sekda Tulungagung Masih Tunggu Restu Kemendagri, Tiga Nama Sudah Diserahkan

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:38 WIB

DPRD Tulungagung Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, KUA-PPAS 2027 Mulai Dibahas

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:18 WIB

DISHUB TULUNGAGUNG GENCARKAN PENERTIBAN, JUKIR DILARANG TARIK UANG DARI KENDARAAN PLAT AG

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:53 WIB

Pemkab Dan DPRD Tulungagung Sepakati Pertanggungjawaban APBD 2025 Dan Berkomitmen 2026 Lebih baik

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:46 WIB

Wahyu Pratama Alamsyah Resmi Gantikan Sutomo, Duduk di DRPD Tulungagung Lewat PAW

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:26 WIB

FRAKSI PKB DPRD TULUNGAGUNG UCAPKAN SELAMAT HARLAH KE-28 PKB

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:19 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat Tulungagung Dimulai Oktober 2026, Tampung 1000 Siswa Kurang Mampu

Berita Terbaru