Kebakaran Subuh Hanguskan Usaha Mebel di Desa Nglutung, Kerugian Capai Rp70 Juta

- Pewarta

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung – Kebakaran melanda sebuah tempat usaha mebel milik warga di Desa Nglutung, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, pada Selasa (07/04/2026) dini hari. Insiden tersebut menyebabkan bangunan beserta isinya ludes terbakar dengan kerugian material ditaksir mencapai Rp70 juta.

Peristiwa kebakaran diketahui pertama kali oleh warga sekitar yang melihat kepulan asap hitam dari lokasi usaha. Warga yang panik sempat berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, namun upaya tersebut tidak mampu mengendalikan kobaran api yang dengan cepat membesar.

Laporan kejadian diterima petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung sekitar pukul 04.59 WIB. Mendapat informasi tersebut, petugas langsung menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit kendaraan suplai air.

Kasi Operasional Pemadaman Kebakaran, Bambang Pidekso, mengatakan petugas tiba di lokasi sekitar pukul 05.06 WIB. Saat itu, kondisi bangunan usaha mebel milik Mulyo sudah dalam keadaan terbakar hebat dan dikelilingi asap tebal.

“Api sudah membesar saat kami tiba di lokasi. Banyak material mudah terbakar di dalam bangunan, sehingga api cepat merambat,” ujarnya.

Petugas kemudian melakukan upaya pemadaman secara intensif untuk mencegah api meluas ke area sekitar. Proses pemadaman berlangsung cukup lama mengingat banyaknya bahan kayu dan peralatan produksi di dalam lokasi.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 07.30 WIB. Dalam kejadian tersebut, berbagai peralatan dan bahan baku ikut terbakar, mulai dari mesin gergaji, mesin diesel, hingga kayu jati dengan jumlah cukup besar.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp70 juta.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh petugas. Dugaan sementara masih didalami untuk memastikan sumber api.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena lokasi usaha yang menyimpan banyak bahan mudah terbakar memiliki risiko tinggi terhadap kebakaran. Tanpa sistem pengamanan yang memadai, api dapat dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan dalam waktu singkat.

(gun)

Berita Terkait

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun
Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek
Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah
Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat
Produksi Ikan Air Tawar Tulungagung Tembus Rp1,1 Triliun, Sektor Budidaya Jadi Penopang Ekonomi Daerah
Sekolah Rakyat Tulungagung Ditarget Mulai Dibangun Oktober 2026, Pemkab Kejar Syarat Lahan dan Akses
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:20 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:33 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:09 WIB

Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:11 WIB

Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:53 WIB

Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat

Senin, 11 Mei 2026 - 02:14 WIB

Produksi Ikan Air Tawar Tulungagung Tembus Rp1,1 Triliun, Sektor Budidaya Jadi Penopang Ekonomi Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 00:11 WIB

Sekolah Rakyat Tulungagung Ditarget Mulai Dibangun Oktober 2026, Pemkab Kejar Syarat Lahan dan Akses

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB