Lampu Mati Bertahun-tahun, Pasar Ngemplak Tulungagung Penyumbang PAD Dibiarkan Gelap dan Rusak

- Redaksi

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung – Pasar Ngemplak, pasar terbesar di Kabupaten Tulungagung sekaligus salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga kini masih menghadapi persoalan infrastruktur dasar yang belum tertangani. Sejumlah fasilitas penting, terutama lampu penerangan, dilaporkan tidak berfungsi sejak bertahun-tahun lalu.

Lebih dari 20 titik lampu di kawasan pasar dilaporkan mati. Enam di antaranya berada di area depan kios dan disebut tidak pernah menyala sejak pasar direvitalisasi beberapa tahun lalu. Kondisi ini membuat aktivitas jual beli, khususnya pada pagi dan malam hari, berlangsung dalam keterbatasan penerangan.

Giono, pedagang pakan ternak di Pasar Ngemplak, mengatakan lampu di depan kiosnya sudah lama tidak berfungsi. “Sejak selesai renovasi, lampu itu tidak pernah hidup. Kalau pagi masih gelap, tapi kami tetap harus buka,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Agus, pedagang asal Kelurahan Botoran. Ia mengaku terpaksa memasang lampu pribadi di kiosnya agar tetap bisa melayani pembeli. “Lampu pasar sudah lama mati. Tidak ada perhatian,” katanya.

Selain persoalan penerangan, pedagang juga menyoroti kondisi fisik pasar yang dinilai semakin memprihatinkan. Talang air bocor, saluran drainase rusak, serta jalan pasar berlubang disebut sudah terjadi bertahun-tahun tanpa perbaikan menyeluruh.

Saat hujan turun, air kerap menetes langsung ke lapak pedagang dan mengganggu aktivitas jual beli. Kondisi tersebut dinilai tidak hanya merugikan pedagang, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung.

Wawan, pedagang tahu, menyebut keluhan soal fasilitas pasar sudah lama disampaikan. “Kalau hujan, air masuk ke lapak. Lampu juga mati. Kondisi ini sudah bertahun-tahun,” ujarnya.

Di sisi lain, persoalan lampu penerangan Pasar Ngemplak disebut masih terkendala administrasi antarinstansi. Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung, Panji P., menjelaskan bahwa enam tiang lampu di kawasan pasar merupakan bagian dari paket pembangunan saat revitalisasi pasar.

Namun hingga kini, aset tersebut belum diserahkan secara resmi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kepada Dinas Perhubungan. “Tiang lampu itu masuk jaringan PJU, tetapi belum ada serah terima aset,” kata Panji.

Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Disperindag Kabupaten Tulungagung, M. Khabib, membenarkan adanya lampu penerangan yang tidak berfungsi. Ia mengatakan pengecekan telah dilakukan bersama Dinas Perhubungan pada 19 Januari 2026.

Menurut Khabib, perbaikan lampu penerangan serta penggantian talang bocor baru direncanakan melalui anggaran tahun 2026. Saat ini, pihaknya masih melakukan pendataan dan inventarisasi kerusakan sebelum mengajukan nota dinas perbaikan.

Kondisi tersebut memperlihatkan ketimpangan antara kontribusi Pasar Ngemplak terhadap PAD daerah dengan perhatian terhadap fasilitas dasarnya. Retribusi pasar terus dipungut, sementara pedagang harus beradaptasi dengan kondisi gelap dan infrastruktur yang rusak.

Hingga kini belum ada kepastian waktu perbaikan. Para pedagang berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret agar Pasar Ngemplak dapat berfungsi layak sebagai pusat aktivitas ekonomi rakyat di Tulungagung.

(gun)

Berita Terkait

SMPN 2 Tulungagung Raih Juara Madya 2 LKBB KOBAR API S’7 Tingkat Jawa Timur
Kumuh dan Tak Tertata, DPRD Nilai Pasar Ngemplak Luput dari Keseriusan Pemerintah
Iuran Komite SMA Negeri Gondang Jadi Sorotan, Bandingkan dengan Praktik di SMA Kauman
Anggaran Mobil Dinas Miliaran Rupiah di Tulungagung Jadi Sorotan
Polsek Karangrejo Ungkap Kasus Pencurian dengan Kekerasan, Pelaku Diamankan Bersama Barang Bukti
Adik Bupati Tulungagung Duduki Jabatan Strategis RSUD
Tulungagung Galang Donasi Rp151 Juta, Kirim 10 Ton Beras untuk Korban Banjir Aceh Tamiang
Tulungagung Catat Peningkatan Luas Panen Padi, Produksi Beras Surplus 50 Persen

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 05:33 WIB

SMPN 2 Tulungagung Raih Juara Madya 2 LKBB KOBAR API S’7 Tingkat Jawa Timur

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:49 WIB

Lampu Mati Bertahun-tahun, Pasar Ngemplak Tulungagung Penyumbang PAD Dibiarkan Gelap dan Rusak

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:10 WIB

Kumuh dan Tak Tertata, DPRD Nilai Pasar Ngemplak Luput dari Keseriusan Pemerintah

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:29 WIB

Anggaran Mobil Dinas Miliaran Rupiah di Tulungagung Jadi Sorotan

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:01 WIB

Polsek Karangrejo Ungkap Kasus Pencurian dengan Kekerasan, Pelaku Diamankan Bersama Barang Bukti

Senin, 5 Januari 2026 - 02:45 WIB

Adik Bupati Tulungagung Duduki Jabatan Strategis RSUD

Senin, 5 Januari 2026 - 02:21 WIB

Tulungagung Galang Donasi Rp151 Juta, Kirim 10 Ton Beras untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Senin, 5 Januari 2026 - 02:02 WIB

Tulungagung Catat Peningkatan Luas Panen Padi, Produksi Beras Surplus 50 Persen

Berita Terbaru