Orang Tua Wajib Tahu, Aturan Zonasi SPMB Tulungagung 2026 Kini Lebih Ketat

- Pewarta

Rabu, 29 April 2026 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027

Foto ilustrasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027

Zonasi SMP Kini Berdasarkan Dusun

Perubahan paling menonjol tahun ini ada pada jalur zonasi SMP.

Jika sebelumnya pembagian wilayah dilakukan berdasarkan desa, kini cakupan dipersempit hingga tingkat dusun.

Kebijakan tersebut diterapkan untuk memperjelas batas wilayah antar sekolah, terutama pada daerah yang memiliki lebih dari satu satuan pendidikan dalam satu desa.

Dengan sistem yang lebih detail, pemerintah berharap distribusi siswa baru bisa lebih merata dan tidak menumpuk di sekolah tertentu.

“Sekarang zonasi dipersempit sampai dusun agar cakupan wilayah lebih jelas,” kata Rifka.

Kuota Jalur Pendaftaran

Pada jenjang SMP, terdapat empat jalur penerimaan yang dibuka tahun ini, yakni:

  • jalur zonasi 40 persen,
  • afirmasi 20 persen,
  • prestasi 30 persen,
  • serta jalur keagamaan untuk sisa kuota.

Sementara untuk jenjang SD, tersedia tiga jalur:

  • domisili 70 persen,
  • afirmasi 25 persen,
  • mutasi tugas orang tua dan anak guru 5 persen.

Pendaftaran gelombang pertama dijadwalkan dibuka pada 22–23 Juni 2026.

Jalur Prestasi Pakai Kombinasi Nilai Baru

Selain zonasi, perubahan juga berlaku pada seleksi jalur prestasi jenjang SMP.

Jika sebelumnya penilaian lebih banyak mengacu pada standar nilai tertentu, tahun ini seleksi menggunakan kombinasi akumulasi nilai rapor selama lima semester dan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Komposisinya terdiri dari 60 persen nilai rapor dan 40 persen hasil TKA.

Skema ini diharapkan memberi penilaian yang lebih seimbang terhadap kemampuan akademik calon siswa.

Dengan sejumlah perubahan tersebut, orang tua dan calon peserta didik diminta lebih teliti memantau informasi resmi dari Dinas Pendidikan agar tidak tertinggal jadwal maupun persyaratan pendaftaran.

SPMB 2026 diperkirakan kembali menjadi perhatian utama masyarakat Tulungagung mengingat persaingan masuk sekolah negeri setiap tahun cukup tinggi, terutama pada jenjang SMP.

(gun)

Berita Terkait

Maulid Nabi, Ahmad Baharudin Ingatkan ASN Tulungagung Soal Disiplin dan Amanah
Paripurna DPRD Tulungagung, Ahmad Baharudin Sampaikan Arah APBD 2027
Jalan Selingkar Waduk Wonorejo Dipersoalkan, Siapa Sebenarnya yang Bertanggung Jawab?
Plt Bupati Baharudin Satukan Tiga Pilar dan Masyarakat Jaga Tulungagung
Baharudin Lantik Pengurus LPTQ dan Kukuhkan Dewan Hakim MTQ XXXII Tulungagung
Fiber Optik Tanpa Izin Menjamur, Sejauh Mana Penertiban Pemkab Tulungagung?
Perkuat Perlindungan Sosial, DPRD Tulungagung Bahas Ranperda Bersama Lembaga dan Tokoh Masyarakat
Bupati Baharudin Ajak Tiga Pilar dan Elemen Masyarakat Jaga Kondusivitas Tulungagung

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:09 WIB

Maulid Nabi, Ahmad Baharudin Ingatkan ASN Tulungagung Soal Disiplin dan Amanah

Kamis, 10 September 2026 - 00:09 WIB

Paripurna DPRD Tulungagung, Ahmad Baharudin Sampaikan Arah APBD 2027

Senin, 7 September 2026 - 18:54 WIB

Jalan Selingkar Waduk Wonorejo Dipersoalkan, Siapa Sebenarnya yang Bertanggung Jawab?

Senin, 7 September 2026 - 17:58 WIB

Plt Bupati Baharudin Satukan Tiga Pilar dan Masyarakat Jaga Tulungagung

Jumat, 4 September 2026 - 17:49 WIB

Baharudin Lantik Pengurus LPTQ dan Kukuhkan Dewan Hakim MTQ XXXII Tulungagung

Jumat, 4 September 2026 - 14:01 WIB

Fiber Optik Tanpa Izin Menjamur, Sejauh Mana Penertiban Pemkab Tulungagung?

Jumat, 4 September 2026 - 12:34 WIB

Perkuat Perlindungan Sosial, DPRD Tulungagung Bahas Ranperda Bersama Lembaga dan Tokoh Masyarakat

Kamis, 3 September 2026 - 14:53 WIB

Bupati Baharudin Ajak Tiga Pilar dan Elemen Masyarakat Jaga Kondusivitas Tulungagung

Berita Terbaru