Order 85 Porsi Nasi Goreng di Tulungagung, Pelaku Ngaku TNI Kuras Uang Pedagang

- Redaksi

Selasa, 14 April 2026 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung – Seorang pedagang nasi goreng di Tulungagung menjadi korban penipuan dengan modus pesanan fiktif. Pelaku berinisial AD (27) mengaku sebagai anggota TNI untuk meyakinkan korban sebelum akhirnya menguras uang jutaan rupiah.

Kasus ini ditangani oleh Polres Tulungagung setelah korban melaporkan kejadian yang dialaminya.

Peristiwa terjadi pada 2 April 2026. Korban menerima pesanan melalui WhatsApp sebanyak 85 porsi nasi goreng. Pelaku mengaku berasal dari Kodim Tulungagung sehingga korban tidak merasa curiga dan langsung menyiapkan pesanan.

Tak lama kemudian, pelaku mengirimkan bukti transfer sebesar Rp1.805.000 sebagai pembayaran. Namun, bukti tersebut ternyata palsu.

“Korban sempat mengembalikan Rp700.000 karena mengira kelebihan transfer,” ujar Nanang Murdianto.

Aksi penipuan tidak berhenti di situ. Pelaku kembali mengelabui korban dengan meminta melakukan transaksi menggunakan QRIS. Tanpa mengetahui itu bagian dari penipuan, korban mengikuti arahan tersebut.

Akibatnya, saldo rekening korban justru terkuras hingga Rp1.805.000.

Korban baru menyadari telah ditipu setelah mengecek rekeningnya yang berkurang. Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Petugas bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi pelaku. AD ditangkap di rumahnya di wilayah Bojonegoro pada 11 April 2026 sekitar pukul 01.15 WIB.

Saat ini pelaku telah diamankan dan menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polisi mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan instansi tertentu, terutama jika disertai bukti transfer dan permintaan transaksi lanjutan yang mencurigakan.

(gun)

Berita Terkait

Pj Bupati Tulungagung Buka Suara, Pastikan Pemerintahan Tetap Jalan di Tengah Kasus OTT
Dari Ajudan Jadi Tersangka: Jejak Karier Dwi Yoga Ambal Ariski dalam Kasus OTT Tulungagung
Gerindra Tegas Lepas Tangan: Status Gatut Sunu Wibowo Dipastikan Bukan Kader, Tak Ada Bantuan Hukum
Siaga El Nino, Bulog Tulungagung Amankan Puluhan Ribu Ton Gabah: Stok Beras Disebut Aman Hingga 2 Tahun
Diperiksa 2 Jam oleh KPK, Kadinkes Tulungagung Dicecar Puluhan Pertanyaan Usai OTT Bupati
OTT Ubah Peta Kekuasaan: Wakil Bupati Naik Jadi Plt, Isu Tak Harmonis Kembali Muncul
Sumbangan Sekolah Disorot, Wali Murid SMKN 1 Pagerwojo Keluhkan Beban Rp100 Ribu per Bulan
Ketua DPD Jatim PSMP Desak KPK Usut Tuntas Peran Ibnu Dengan Sandi Ibu Solo Di Pusaran OTT Bupati Tulungagung

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 16:16 WIB

Pj Bupati Tulungagung Buka Suara, Pastikan Pemerintahan Tetap Jalan di Tengah Kasus OTT

Rabu, 15 April 2026 - 06:19 WIB

Dari Ajudan Jadi Tersangka: Jejak Karier Dwi Yoga Ambal Ariski dalam Kasus OTT Tulungagung

Rabu, 15 April 2026 - 06:14 WIB

Gerindra Tegas Lepas Tangan: Status Gatut Sunu Wibowo Dipastikan Bukan Kader, Tak Ada Bantuan Hukum

Selasa, 14 April 2026 - 11:17 WIB

Siaga El Nino, Bulog Tulungagung Amankan Puluhan Ribu Ton Gabah: Stok Beras Disebut Aman Hingga 2 Tahun

Selasa, 14 April 2026 - 10:21 WIB

Diperiksa 2 Jam oleh KPK, Kadinkes Tulungagung Dicecar Puluhan Pertanyaan Usai OTT Bupati

Selasa, 14 April 2026 - 09:31 WIB

Order 85 Porsi Nasi Goreng di Tulungagung, Pelaku Ngaku TNI Kuras Uang Pedagang

Selasa, 14 April 2026 - 09:04 WIB

OTT Ubah Peta Kekuasaan: Wakil Bupati Naik Jadi Plt, Isu Tak Harmonis Kembali Muncul

Senin, 13 April 2026 - 11:17 WIB

Sumbangan Sekolah Disorot, Wali Murid SMKN 1 Pagerwojo Keluhkan Beban Rp100 Ribu per Bulan

Berita Terbaru