Pabrik Rokok Asal Malang Mulai Produksi di Kota Blitar, Target Serap 700 Pekerja

- Pewarta

Jumat, 28 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Lumineerdaily.com – Industri rokok di Kota Blitar kembali menunjukkan perkembangan positif pada penghujung 2025. Sebuah pabrik rokok yang berbasis di Malang resmi memulai aktivitas produksinya di Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Blitar, Heru Eko Pramono, mengatakan kehadiran pabrik baru tersebut menjadi salah satu investasi penting bagi daerah. Ia menyebut langkah ekspansi perusahaan itu menandai bertambahnya penanaman modal di sektor manufaktur tembakau di Kota Blitar.

“Mulai kemarin pabrik rokok dari Malang resmi beroperasi di Kota Blitar,” ujar Heru, Rabu, 26 November 2025.

Menurut Heru, perusahaan tersebut menanamkan investasi sekitar Rp 5 miliar untuk memulai produksi. Dalam rencana bisnisnya, pabrik itu menargetkan dapat merekrut sekitar 700 tenaga kerja lokal pada tahun depan. Namun, untuk sementara jumlah pekerja yang masuk masih terbatas karena perusahaan masih menyesuaikan proses dan alokasi kuota cukai menjelang akhir tahun.

Rekrutmen dalam jumlah besar baru akan dibuka menjelang pergantian tahun. “Penerimaan karyawan secara masif akan dilakukan menjelang akhir tahun untuk kebutuhan produksi di 2026,” kata Heru.

Dengan beroperasinya pabrik baru ini, total ada 10 pabrik rokok di Kota Blitar. Dua di antaranya merupakan perusahaan besar nasional, yakni PT Sampoerna dan PT Gudang Garam.

Heru menuturkan salah satu alasan Kota Blitar menarik bagi pelaku industri rokok adalah ketersediaan tenaga kerja lokal serta besaran upah minimum kota yang kompetitif sehingga mendukung efisiensi produksi.

“Kami berharap investasi ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lebih banyak lapangan kerja bagi warga Kota Blitar,” ujar Heru.

Berita Terkait

Mengapa 8 Mei Diperingati sebagai Hari Palang Merah Sedunia?
BPBD Kota Blitar Siapkan 20 Tandon Air untuk Antisipasi Kekeringan Musim Kemarau 2026
Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Blitar Selatan Turun Tangan
Ribuan Buruh Peringati May Day 2026 di Surabaya, Soroti PHK hingga Perlindungan Pekerja Digital
Prabowo Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Senilai Rp116 Triliun, Dorong Penguatan Industri Nasional
Dugaan Pungli Fasilitas Khusus di Lapas Blitar Diusut, Tiga Petugas Diperiksa
Putusan Sela PN Banyuwangi Akhiri Gugatan terhadap Denada, Perkara Tidak Dilanjutkan
HUT ke-74 Kopassus di Blitar, Tegaskan Loyalitas dan Pengabdian Tanpa Batas

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:47 WIB

Mengapa 8 Mei Diperingati sebagai Hari Palang Merah Sedunia?

Senin, 4 Mei 2026 - 20:20 WIB

BPBD Kota Blitar Siapkan 20 Tandon Air untuk Antisipasi Kekeringan Musim Kemarau 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:54 WIB

Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Blitar Selatan Turun Tangan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:01 WIB

Ribuan Buruh Peringati May Day 2026 di Surabaya, Soroti PHK hingga Perlindungan Pekerja Digital

Rabu, 29 April 2026 - 13:48 WIB

Prabowo Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Senilai Rp116 Triliun, Dorong Penguatan Industri Nasional

Selasa, 28 April 2026 - 16:26 WIB

Dugaan Pungli Fasilitas Khusus di Lapas Blitar Diusut, Tiga Petugas Diperiksa

Kamis, 23 April 2026 - 20:44 WIB

Putusan Sela PN Banyuwangi Akhiri Gugatan terhadap Denada, Perkara Tidak Dilanjutkan

Senin, 20 April 2026 - 20:21 WIB

HUT ke-74 Kopassus di Blitar, Tegaskan Loyalitas dan Pengabdian Tanpa Batas

Berita Terbaru