ISTANBUL, Lumineerdaily – Festival kuliner dan budaya Indonesia bertajuk “Pasar Senggol Türkiye 2025” kembali digelar di Istanbul pada Sabtu, 11 Oktober 2025. Acara tahunan yang telah menjadi ikon diplomasi budaya Indonesia di Turkiye ini berlangsung di Hasköy Kültür Sanat ve Gösteri Merkezi mulai pukul 11.00 hingga 20.00 waktu setempat.
Festival dibuka secara resmi oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) di Istanbul, Darianto Harsono, dan dihadiri oleh ratusan pengunjung dari kalangan masyarakat Indonesia, diaspora, serta warga Turkiye.
Dalam sambutannya, Konjen Darianto menekankan pentingnya peran diaspora Indonesia dalam mendukung diplomasi dan menjaga citra positif Indonesia di luar negeri.
“Saya mengajak kita semua, diaspora Indonesia di Turkiye, khususnya di Istanbul dan sekitarnya, untuk berperan aktif sesuai kapasitas masing-masing dalam mendukung diplomasi Indonesia dan memperkuat citra bangsa di mancanegara,” ujar Darianto.
Menurutnya, penyelenggaraan Pasar Senggol Türkiye juga menjadi bentuk nyata upaya memperkuat hubungan antar masyarakat kedua negara (people-to-people connection), sekaligus mempromosikan potensi ekonomi dan budaya Indonesia kepada publik di Istanbul dan sekitarnya.
Acara yang pertama kali digelar pada tahun 2022 ini telah menjadi agenda tahunan yang dinantikan, karena menghadirkan kekayaan kuliner Nusantara, pertunjukan seni tradisional, dan produk ekonomi kreatif Indonesia.
Pengunjung dapat menikmati beragam pertunjukan musik dan tari daerah sambil mencicipi aneka hidangan khas Indonesia yang disajikan oleh pelaku usaha kuliner diaspora.

Selain menjadi ajang hiburan, festival ini juga berfungsi sebagai ruang silaturahmi bagi masyarakat Indonesia di Turkiye dan mempererat hubungan dengan masyarakat setempat.
Atmosfer keakraban dan semangat kebersamaan terasa kental di antara para pengunjung yang ingin menikmati pengalaman budaya Indonesia secara langsung di jantung kota Istanbul.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak pagi hari. Banyak warga Turkiye yang datang bersama keluarga untuk mencoba makanan khas seperti sate, rendang, dan nasi goreng, yang disajikan dengan cita rasa autentik Nusantara.

“Kami senang bisa mengenal lebih dekat budaya Indonesia lewat makanan dan tariannya. Semua terasa hangat dan ramah,” ungkap salah satu pengunjung asal Istanbul.

Untuk mengikuti acara ini, pengunjung dikenakan biaya masuk sebesar 100 lira Turki per orang. Seluruh hasil kegiatan diharapkan dapat menjadi kontribusi positif dalam memperkuat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Turkiye melalui jalur budaya dan kuliner. (Sumber Anadolu)







