Pasokan LPG 3 Kg di Trenggalek Dipastikan Aman, Lonjakan Permintaan Jadi Pemicu Kelangkaan Sementara

- Redaksi

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trenggalek – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kekhawatiran warga terkait ketersediaan LPG 3 kilogram sempat mencuat. Untuk memastikan kondisi sebenarnya, jajaran DPRD Kabupaten Trenggalek melakukan pengecekan langsung ke sejumlah titik distribusi.

Dari hasil peninjauan di lapangan, pasokan gas bersubsidi tersebut dipastikan dalam kondisi aman. Aktivitas pengisian di dua Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) utama di wilayah Trenggalek berjalan normal dengan kapasitas produksi harian yang cukup besar, mencapai puluhan ribu tabung setiap hari.

Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, menyampaikan bahwa produksi di dua lokasi tersebut mampu menyuplai kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. Bahkan, untuk mengantisipasi meningkatnya konsumsi selama Lebaran, tambahan kuota juga telah disiapkan dan mulai didistribusikan secara bertahap.

Menurutnya, kondisi yang sempat dirasakan warga di tingkat pengecer bukan disebabkan oleh kekurangan stok dari pusat distribusi, melainkan akibat lonjakan kebutuhan yang terjadi secara bersamaan. Menjelang Lebaran, konsumsi rumah tangga dan pelaku usaha meningkat signifikan dibanding hari biasa.

“Penggunaan yang biasanya hanya beberapa tabung, menjelang Lebaran bisa meningkat berkali lipat. Ini yang membuat distribusi di lapangan terasa tersendat,” jelasnya.

DPRD pun mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan. LPG 3 kilogram merupakan barang subsidi yang ditujukan bagi warga kurang mampu serta pelaku usaha kecil, sehingga penggunaannya diharapkan tepat sasaran.

Selain itu, masyarakat yang dinilai mampu secara ekonomi juga diimbau untuk beralih ke gas nonsubsidi. Langkah ini dinilai penting agar ketersediaan LPG 3 kilogram tetap terjaga bagi yang benar-benar membutuhkan, terutama pelaku UMKM yang bergantung pada gas tersebut untuk menjalankan usahanya.

Dengan tambahan pasokan yang terus mengalir dan distribusi yang diperkuat, pemerintah daerah optimistis kondisi di lapangan akan kembali stabil. Warga pun diharapkan tetap tenang dan menggunakan gas sesuai kebutuhan, sehingga tidak terjadi ketimpangan distribusi di tingkat bawah.

(gun).

Berita Terkait

Sekolah Rakyat Mulai Dikembangkan di Trenggalek, Akses Pendidikan Difokuskan untuk Keluarga Rentan
Pengadaan Proyek di Trenggalek Masih Tahap Awal, Tender Ditargetkan Mulai Kuartal Kedua
Bupati Trenggalek Lantik Sejumlah Pejabat, Penataan Struktur Organisasi Dipercepat
Pendapatan Nyaris Sempurna, Tapi Jalan Masih Jadi PR: LKPJ Trenggalek 2025 Disorot di Paripurna
Dari Meja Domino ke Arena Prestasi, Trenggalek Mulai Cetak Atlet untuk Kejurprov 2026
Mayat Lansia Ditemukan di Hutan Trenggalek, Polisi Duga Meninggal karena Kondisi Alam
Peta Baru PKB Trenggalek: Lima Kandidat Muncul, DPP Siapkan Seleksi Berlapis hingga Juli 2026
Fiskal Terbatas, Bupati Trenggalek Pilih Selamatkan Pasien Kronis: Skema JKN Disisir Ulang

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 19:30 WIB

Sekolah Rakyat Mulai Dikembangkan di Trenggalek, Akses Pendidikan Difokuskan untuk Keluarga Rentan

Rabu, 1 April 2026 - 19:19 WIB

Pengadaan Proyek di Trenggalek Masih Tahap Awal, Tender Ditargetkan Mulai Kuartal Kedua

Rabu, 1 April 2026 - 19:13 WIB

Bupati Trenggalek Lantik Sejumlah Pejabat, Penataan Struktur Organisasi Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 - 19:02 WIB

Pendapatan Nyaris Sempurna, Tapi Jalan Masih Jadi PR: LKPJ Trenggalek 2025 Disorot di Paripurna

Senin, 30 Maret 2026 - 08:29 WIB

Dari Meja Domino ke Arena Prestasi, Trenggalek Mulai Cetak Atlet untuk Kejurprov 2026

Senin, 30 Maret 2026 - 00:49 WIB

Mayat Lansia Ditemukan di Hutan Trenggalek, Polisi Duga Meninggal karena Kondisi Alam

Senin, 30 Maret 2026 - 00:40 WIB

Peta Baru PKB Trenggalek: Lima Kandidat Muncul, DPP Siapkan Seleksi Berlapis hingga Juli 2026

Senin, 30 Maret 2026 - 00:30 WIB

Fiskal Terbatas, Bupati Trenggalek Pilih Selamatkan Pasien Kronis: Skema JKN Disisir Ulang

Berita Terbaru