TRENGGALEK – Aktivitas di Terminal Tipe A Surodakan mulai terlihat lebih ramai dari hari-hari biasanya. Sejak beberapa hari terakhir, jumlah penumpang yang datang maupun berangkat menunjukkan peningkatan cukup signifikan menjelang Lebaran 2026.
Petugas terminal mencatat, lonjakan penumpang sudah mulai terasa seiring dimulainya masa libur sekolah dan cuti bersama bagi sebagian pekerja. Kondisi ini diperkirakan masih akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.
Kepala pengawas satuan pelayanan terminal, Devi Ariandi, menyebut bahwa tren kenaikan penumpang tahun ini lebih tinggi dibanding periode sebelumnya. Bahkan, peningkatan diperkirakan mencapai sekitar 15 persen.
Menurutnya, puncak arus mudik kemungkinan terjadi dalam waktu dekat, seiring semakin banyak masyarakat yang memilih pulang lebih awal untuk menghindari kepadatan.
Dari data sementara, jumlah penumpang harian yang biasanya berkisar ratusan orang kini melonjak hingga lebih dari seribu orang per hari. Angka tersebut diprediksi belum mencapai puncak.
“Pergerakan penumpang sudah mulai naik. Baik yang datang maupun yang berangkat, semuanya meningkat,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan, pengelola terminal bersama pihak terkait telah melakukan sejumlah langkah. Di antaranya dengan memastikan kesiapan armada bus melalui pemeriksaan kelayakan kendaraan serta koordinasi dengan perusahaan otobus.
Selain itu, tambahan armada juga mulai disiapkan, terutama untuk rute jarak jauh seperti tujuan Sumatera yang mengalami peningkatan permintaan.
Di sisi lain, arus kedatangan ke wilayah Trenggalek saat ini tercatat lebih dominan dibandingkan keberangkatan. Hal ini menandakan banyak perantau yang memilih pulang lebih awal menjelang Lebaran.
Sementara itu, arus balik diperkirakan akan terjadi setelah hari raya, seiring berakhirnya masa libur panjang.
Dengan meningkatnya aktivitas di terminal, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta datang lebih awal guna menghindari kepadatan saat keberangkatan.
(gun).







