Yogyakarta – Kawasan Malioboro kembali menjadi magnet utama wisatawan selama periode libur Hari Raya Idul Fitri 2026. Pemerintah Kota Yogyakarta mencatat ratusan ribu pengunjung memadati kawasan tersebut dalam sepekan terakhir.
Lonjakan kunjungan terjadi sejak pertengahan Maret dan didominasi wisatawan domestik yang memanfaatkan momen libur panjang. Aktivitas wisata di Malioboro terlihat meningkat signifikan, terutama pada sore hingga malam hari, saat arus pejalan kaki memadati sepanjang kawasan.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Cagar Budaya Kota Yogyakarta, Fitria Dyah Anggraeni, menyampaikan bahwa pemantauan jumlah pengunjung dilakukan melalui sejumlah titik akses utama. Data tersebut menunjukkan tren kenaikan kunjungan dari hari ke hari, dengan puncak keramaian terjadi menjelang akhir pekan.
Menurutnya, pola kunjungan wisatawan cenderung meningkat pada malam hari, seiring dengan daya tarik suasana Malioboro yang lebih hidup dengan aktivitas seni jalanan, kuliner, serta pusat perbelanjaan.

Sementara itu, Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta turut menyiapkan berbagai fasilitas pendukung guna menunjang kenyamanan wisatawan. Layanan informasi wisata disediakan di beberapa titik strategis, dilengkapi dengan fasilitas dasar seperti tempat istirahat, pengisian daya gawai, hingga peta kawasan.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Muhammad Zandaru, menyebut layanan tersebut bertujuan memberikan kemudahan akses informasi bagi pengunjung yang datang dari luar daerah.
Di sisi lain, upaya pengamanan dan pelayanan juga diperkuat melalui kehadiran posko reaksi cepat yang tersebar di sejumlah titik sekitar kawasan wisata. Fasilitas ini disiapkan untuk merespons berbagai kebutuhan darurat maupun aduan pengunjung secara cepat.
Sekretaris Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Tri Sotya Atmi, menambahkan bahwa sistem pemantauan kawasan juga dioptimalkan melalui dukungan teknologi, termasuk kamera pengawas dan jaringan komunikasi terpadu.
Selain itu, fasilitas umum seperti toilet portabel turut disediakan guna menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan selama lonjakan kunjungan berlangsung.
Pemerintah kota memprediksi arus wisatawan masih akan meningkat hingga akhir periode libur Lebaran. Dengan berbagai langkah antisipatif yang telah disiapkan, diharapkan aktivitas wisata di Malioboro tetap berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengunjung.
(LX).







