Rekonstruksi Digital Ungkap Wajah Homo Erectus Afrika Lebih Primitif dari Dugaan Ilmuwan

- Redaksi

Jumat, 19 Desember 2025 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lumineerdaily.com – Pemahaman ilmuwan tentang evolusi manusia kembali diuji setelah tim peneliti internasional berhasil merekonstruksi wajah digital fosil Homo erectus berusia sekitar 1,5 juta tahun yang ditemukan di Ethiopia. Hasilnya menunjukkan bahwa spesies manusia purba ini memiliki ciri wajah yang jauh lebih primitif dibandingkan gambaran yang selama ini diyakini.

Fosil tersebut dikenal dengan kode DAN5, ditemukan di Situs Gona, wilayah Afar—salah satu kawasan kunci dalam penelitian asal-usul manusia. Berdasarkan analisis stratigrafi dan geologis, fosil ini diperkirakan hidup pada rentang 1,5 hingga 1,6 juta tahun lalu.

Menggunakan teknologi pencitraan tiga dimensi beresolusi tinggi, para peneliti merekonstruksi wajah DAN5 dengan menggabungkan potongan tulang wajah dan tempurung otak yang ditemukan secara terpisah. Studi ini dipimpin oleh paleoantropolog Karen Baab dari Midwestern University, Amerika Serikat, dan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Nature.

Hasil rekonstruksi memperlihatkan kontras anatomi yang mencolok. Bagian tempurung otak DAN5 sesuai dengan karakteristik Homo erectus klasik, namun struktur wajah dan giginya justru menunjukkan kemiripan dengan hominin yang lebih tua. Temuan ini mengindikasikan bahwa Homo erectus awal di Afrika tidak berkembang secara seragam.

“Variasi anatomi pada populasi awal Homo erectus tampaknya jauh lebih kompleks dari yang selama ini diasumsikan,” tulis tim peneliti dalam laporannya. Mereka menilai bahwa beberapa kelompok manusia purba di Afrika kemungkinan mempertahankan ciri leluhur lebih lama, bahkan ketika spesies ini mulai menyebar ke luar Afrika menuju Eurasia.

Penemuan ini juga memperkuat posisi Gona sebagai salah satu situs arkeologi terpenting di dunia. Selain fosil hominin, kawasan ini dikenal sebagai lokasi ditemFFeny alat batu tertua yang pernah ditemukan. Fosil DAN5 dikaitkan dengan penggunaan alat batu sederhana tradisi Oldowan serta kapak genggam awal Acheulian, menandakan kemampuan adaptasi teknologi yang tinggi pada manusia purba.

Para ilmuwan menyebut temuan ini bukan hanya menambah detail tentang rupa Homo erectus, tetapi juga membuka kembali perdebatan mengenai asal-usul, keragaman, dan jalur evolusi manusia awal di Afrika.

(Sumber Anadolu).

Berita Terkait

Inggris Perkuat Peran Diplomasi Global, Dorong Akses Kemanusiaan dan Stabilitas Timur Tengah
Koalisi Pimpinan Saudi Akhiri Operasi Militer di Pelabuhan Al Mukalla, Yaman Timur
Rusia Klaim Temukan Data Drone Ukraina yang Menargetkan Kediaman Putin
Malam Tahun Baru Dibayangi Serangan Drone, Warga Rusia dan Ukraina Jadi Korban
Pertahanan Udara Rusia Klaim Gagalkan Puluhan Drone Ukraina di Enam Wilayah
Aktivis Afrika Selatan Soroti Isu HAM dalam Penahanan Pendukung Palestina di Inggris
Pemukim Israel Serbu Peternakan Palestina, 150 Domba Raib dan Pekerja Dianiaya
Emas Raksasa di Bawah Laut: Temuan China di Laut Kuning Mengubah Peta Kekuatan Mineral Asia

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 06:41 WIB

Inggris Perkuat Peran Diplomasi Global, Dorong Akses Kemanusiaan dan Stabilitas Timur Tengah

Kamis, 1 Januari 2026 - 16:18 WIB

Koalisi Pimpinan Saudi Akhiri Operasi Militer di Pelabuhan Al Mukalla, Yaman Timur

Kamis, 1 Januari 2026 - 16:02 WIB

Rusia Klaim Temukan Data Drone Ukraina yang Menargetkan Kediaman Putin

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:44 WIB

Malam Tahun Baru Dibayangi Serangan Drone, Warga Rusia dan Ukraina Jadi Korban

Minggu, 28 Desember 2025 - 07:50 WIB

Pertahanan Udara Rusia Klaim Gagalkan Puluhan Drone Ukraina di Enam Wilayah

Minggu, 28 Desember 2025 - 07:37 WIB

Aktivis Afrika Selatan Soroti Isu HAM dalam Penahanan Pendukung Palestina di Inggris

Minggu, 28 Desember 2025 - 07:29 WIB

Pemukim Israel Serbu Peternakan Palestina, 150 Domba Raib dan Pekerja Dianiaya

Selasa, 23 Desember 2025 - 16:46 WIB

Emas Raksasa di Bawah Laut: Temuan China di Laut Kuning Mengubah Peta Kekuatan Mineral Asia

Berita Terbaru