Trenggalek – Langkah berbeda diambil Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Sembilan anak muda diberangkatkan ke Korea Selatan untuk menempuh pendidikan Diploma 2 di kampus mitra luar negeri. Program ini tidak sekadar seremoni pelepasan, tetapi menjadi pintu awal skema pendidikan sekaligus peluang kerja di sektor industri.
Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, di Pendopo Manggala Praja Nugraha. Ia menyebut program tersebut sebagai bagian dari strategi jangka panjang daerah dalam menyiapkan tenaga kerja yang siap bersaing di pasar global.
Para peserta akan belajar di Gyeongnam Namhae University, Korea Selatan. Selain pendidikan formal, mereka diproyeksikan terserap di dunia kerja setelah lulus. Skema yang digunakan disebut sebagai model pembiayaan campuran, dengan keterlibatan pemerintah daerah dalam mendukung biaya awal.
Dari sisi peserta, keberangkatan ini bukan proses instan. Mereka harus melewati tahapan seleksi, pelatihan bahasa asing, hingga administrasi dokumen perjalanan. Salah satu peserta mengaku menjalani kursus bahasa Korea selama beberapa bulan sebelum dinyatakan lolos ujian.
Bagi keluarga, program ini menjadi kesempatan langka. Orang tua yang sebagian besar bekerja di sektor informal melihat peluang tersebut sebagai jalan bagi anak-anak mereka untuk menembus batas yang sebelumnya sulit dijangkau.
Namun, di balik optimisme, tantangan tetap ada. Adaptasi budaya, disiplin akademik, hingga persaingan kerja di luar negeri bukan perkara ringan. Pemerintah daerah berharap para peserta tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga membawa pengalaman dan jejaring yang bisa memberi dampak bagi Trenggalek saat kembali nanti.
Program ini sekaligus menjadi ujian konsistensi pemerintah daerah. Apakah skema ini bisa berkelanjutan dan diperluas, atau berhenti sebagai proyek simbolik, akan sangat bergantung pada hasil nyata yang dicapai para peserta dalam beberapa tahun ke depan.
Bagi sembilan pemuda itu, perjalanan ke Korea bukan sekadar studi. Itu adalah pertaruhan masa depan untuk diri mereka sendiri dan untuk daerah yang melepasnya.
(gun).







