TMMD ke-128 di Trenggalek Jadi Solusi Infrastruktur Desa Saat Anggaran Terbatas

- Pewarta

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRENGGALEK – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, tidak sekadar kegiatan rutin pembangunan desa. Di tengah keterbatasan anggaran daerah, program ini menjadi salah satu strategi percepatan pembangunan infrastruktur berbasis kolaborasi.

Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Natanegara, menilai kehadiran TMMD mampu membuka akses wilayah yang sebelumnya terisolasi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Dengan terbukanya konektivitas baru, diharapkan aktivitas ekonomi masyarakat juga ikut meningkat,” ujarnya usai mengikuti apel pembukaan, Rabu (22/4/2026).

Fokus utama TMMD kali ini adalah pembangunan akses jalan, yang selama ini menjadi kendala di sejumlah wilayah pedesaan. Infrastruktur dasar seperti jalan dinilai memiliki efek berantai terhadap sektor lain, mulai dari distribusi hasil pertanian hingga mobilitas warga.

Selain jalan, program ini juga menyasar renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan jambanisasi, serta penyediaan sarana air bersih. Kombinasi ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi fisik, tetapi juga menyentuh kualitas hidup masyarakat.

Kepala Staf Korem 081/Dirotsaha Jaya, Maine Helmi, menjelaskan bahwa TMMD merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Menurutnya, pelibatan personel lintas matra, mulai dari TNI Angkatan Darat, Laut, hingga Udara, tidak hanya mempercepat pengerjaan, tetapi juga mampu menekan biaya operasional secara signifikan.

“Dengan keterlibatan TNI, anggaran bisa dimanfaatkan lebih efektif untuk hasil pembangunan yang maksimal,” jelasnya.

Pendekatan ini menjadi alternatif di tengah keterbatasan fiskal daerah, di mana kebutuhan pembangunan terus meningkat, sementara kemampuan anggaran tidak selalu sebanding.

Lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur, TMMD juga dipandang sebagai upaya memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. Konsep kemanunggalan TNI dengan rakyat menjadi dasar pelaksanaan program ini.

Selain itu, kegiatan gotong royong yang melibatkan warga juga dinilai mampu memperkuat ketahanan sosial di tingkat desa, sekaligus mendukung konsep Sistem Pertahanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).

Untuk mengantisipasi kendala cuaca, pelaksanaan diawali dengan tahap pra-TMMD. Langkah ini dilakukan agar seluruh target pembangunan tetap dapat diselesaikan sesuai jadwal.

Penutupan TMMD ke-128 dijadwalkan pada 22 Mei 2026, dengan harapan seluruh fasilitas yang dibangun sudah dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat.

Di balik pembangunan yang dilakukan, tantangan berikutnya adalah menjaga keberlanjutan fasilitas yang telah dibangun. Peran masyarakat menjadi krusial agar manfaat infrastruktur dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Pemerintah daerah berharap program seperti TMMD tidak hanya berhenti pada pembangunan fisik, tetapi juga mampu mendorong kemandirian desa dalam mengelola hasil pembangunan tersebut.

(gun)

Berita Terkait

Jalan Rusak Belum Tertangani, APBD Trenggalek 2027 Justru Siapkan Belanja Kendaraan Dinas, Laptop, dan Komputer Rp32 Miliar
Bayi Laki-laki Ditemukan Terlantar di Teras Rumah Warga Trenggalek, Polisi Selidiki Pelakunya
Realisasi PAD Diskomidag Trenggalek Baru 29,5 Persen, Wajib Retribusi Diimbau Segera Melunasi Tunggakan
DPRD Trenggalek Dorong Gedung Rawat Inap Jiwa RSUD Soedomo Segera Dibangun
DPC Ormas 212 Trenggalek Resmi Dikukuhkan, Fokus Perkuat Peran Sosial di Tengah Masyarakat
Warga Patungan Beli Tanah Sekolah, Pemkab Trenggalek Kemana? Tanah SDN 1 Sengon Jadi Tanda Tanya Besar
VIRAL! DUGAAN BISNIS LKS DI MIN 1 TRENGGALEK, PLT KEPALA MTSN BELUM BERI KLARIFIKASI
Kasus DBD Menurun, Dinkes Trenggalek Minta Warga Tidak Abaikan Pencegahan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 15:37 WIB

Jalan Rusak Belum Tertangani, APBD Trenggalek 2027 Justru Siapkan Belanja Kendaraan Dinas, Laptop, dan Komputer Rp32 Miliar

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:07 WIB

Bayi Laki-laki Ditemukan Terlantar di Teras Rumah Warga Trenggalek, Polisi Selidiki Pelakunya

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:25 WIB

Realisasi PAD Diskomidag Trenggalek Baru 29,5 Persen, Wajib Retribusi Diimbau Segera Melunasi Tunggakan

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:34 WIB

DPRD Trenggalek Dorong Gedung Rawat Inap Jiwa RSUD Soedomo Segera Dibangun

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:26 WIB

DPC Ormas 212 Trenggalek Resmi Dikukuhkan, Fokus Perkuat Peran Sosial di Tengah Masyarakat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:33 WIB

Warga Patungan Beli Tanah Sekolah, Pemkab Trenggalek Kemana? Tanah SDN 1 Sengon Jadi Tanda Tanya Besar

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:59 WIB

VIRAL! DUGAAN BISNIS LKS DI MIN 1 TRENGGALEK, PLT KEPALA MTSN BELUM BERI KLARIFIKASI

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:57 WIB

Kasus DBD Menurun, Dinkes Trenggalek Minta Warga Tidak Abaikan Pencegahan

Berita Terbaru