Tulungagung Rotasi 141 Pejabat, Kinerja dan Integritas Jadi Standar

- Pewarta

Kamis, 1 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung, Lumineerdaily.com – Menjelang pergantian tahun, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo melaksanakan rotasi, mutasi, dan promosi jabatan terhadap 141 pejabat di lingkungan Pemkab Tulungagung. Pejabat yang dilantik terdiri dari Pejabat Administrator (Eselon III) dan Pengawas (Eselon IV). Pelantikan berlangsung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, disaksikan Forkopimda, kepala OPD, serta para camat.

Bupati menegaskan bahwa seluruh proses rotasi dan promosi jabatan dilakukan 100 persen bebas titipan, sogok-menyogok, atau jual beli jabatan. “Semua murni berdasarkan kompetensi, kinerja, dan integritas,” tegasnya.

Evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala, dan pejabat yang tidak menunjukkan profesionalisme atau integritas akan diganti sesuai aturan yang berlaku.

Dalam sambutannya, Gatut Sunu menekankan jabatan adalah amanah untuk pelayanan publik dan percepatan pembangunan, bukan sarana mencari kenyamanan pribadi. Ia menekankan birokrasi harus lincah, responsif, dan hadir langsung menyelesaikan masalah masyarakat sebelum menjadi besar atau viral.

Langkah ini menjadi bagian dari reformasi birokrasi Tulungagung, sekaligus sinyal tegas bahwa kepentingan publik harus diutamakan dibanding kepentingan individu atau kelompok. Rotasi massal 141 pejabat sekaligus menjadi tes nyata bagi birokrasi lokal, menilai efektivitas sistem, pengawasan, dan integritas pejabat.

Bupati menegaskan, pejabat yang gagal adaptasi atau berkinerja buruk akan menghadapi rotasi lanjutan atau sanksi administratif. Dengan demikian, rotasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan alat pengendalian kinerja dan disiplin birokrasi.

(gn).

Berita Terkait

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun
Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek
Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah
Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat
Produksi Ikan Air Tawar Tulungagung Tembus Rp1,1 Triliun, Sektor Budidaya Jadi Penopang Ekonomi Daerah
Sekolah Rakyat Tulungagung Ditarget Mulai Dibangun Oktober 2026, Pemkab Kejar Syarat Lahan dan Akses
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:20 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:33 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:09 WIB

Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:11 WIB

Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:53 WIB

Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat

Senin, 11 Mei 2026 - 02:14 WIB

Produksi Ikan Air Tawar Tulungagung Tembus Rp1,1 Triliun, Sektor Budidaya Jadi Penopang Ekonomi Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 00:11 WIB

Sekolah Rakyat Tulungagung Ditarget Mulai Dibangun Oktober 2026, Pemkab Kejar Syarat Lahan dan Akses

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB