Jakarta – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat tren penurunan harga berbagai komoditas pangan di tingkat nasional. Kondisi ini membuka peluang bagi pelaku pasar dan trader untuk mengambil strategi trading komoditas yang tepat.
Tren Penurunan Harga Pangan Nasional
Cabai Rawit Merah: Rp59.923/kg (-Rp6.677)
Bawang Merah: Rp43.928/kg (-Rp3.054)
Beras Premium: Rp15.310/kg (-Rp213)
Beras Medium: Rp13.311/kg (-Rp204)
Jagung Peternak: Rp6.650/kg (-Rp287)
Kedelai Impor: Rp10.783/kg (-Rp23)
Daging Sapi Murni: Rp135.093/kg (-Rp806)
Daging Ayam Ras: Rp39.485/kg (-Rp621)
Telur Ayam Ras: Rp30.887/kg (-Rp714)
Harga Minyak Goreng dan Tepung Terigu
Minyak Goreng Kemasan: Rp20.440/liter (-Rp462)
Minyak Goreng Curah: Rp17.349/liter (+Rp335)
MinyaKita: Rp17.289/liter (-Rp282)
Tepung Terigu Curah: Rp9.482/kg (-Rp252)
Tepung Terigu Kemasan: Rp12.532/kg (-Rp411)
Komoditas Perikanan dan Lainnya
Ikan Kembung: Rp42.973/kg (-Rp551)
Ikan Tongkol: Rp34.337/kg (-Rp1.382)
Ikan Bandeng: Rp33.456/kg (-Rp2.633)
Garam Konsumsi: Rp11.550/kg (+Rp10)
Daging Kerbau Beku (Impor): Rp101.753/kg (-Rp5.558)
Daging Kerbau Segar Lokal: Rp140.833/kg (+Rp507)
Peluang Trading Komoditas
Analis pasar menyebutkan, tren penurunan harga ini bisa menjadi momentum bagi trader komoditas pangan untuk mengambil posisi beli, terutama pada cabai, bawang, dan daging sapi. Volatilitas harga yang tinggi memungkinkan strategi jangka pendek untuk mendapatkan keuntungan.
“Data Bapanas menjadi acuan penting bagi trader untuk memprediksi kenaikan atau penurunan harga pangan,” ujar seorang analis pasar.
(gn/yon).







