Kemhan Siapkan 30 Ribu Sarjana untuk Kelola Koperasi Desa Merah Putih

- Pewarta

Sabtu, 14 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pemerintah tengah menyiapkan ribuan tenaga terdidik untuk mendukung program Koperasi Desa Merah Putih yang direncanakan mulai berjalan tahun ini. Melalui Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, pemerintah akan merekrut sekitar 30 ribu Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang nantinya bertugas membantu pengelolaan koperasi di berbagai daerah.

Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat perekonomian desa melalui jaringan koperasi yang ditargetkan mencapai puluhan ribu unit di seluruh Indonesia. Para sarjana yang direkrut nantinya akan ditempatkan sebagai pengelola atau manajer koperasi di tingkat desa.

Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan Taufanto, menjelaskan bahwa proses perekrutan akan dilakukan dengan dukungan berbagai lembaga, termasuk unsur dari Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Program tersebut disiapkan untuk mempercepat terbentuknya koperasi desa yang profesional dan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Biro Informasi dan Hubungan Masyarakat Sekretariat Kementerian Pertahanan, Rico Ricardo Sirait, menyampaikan bahwa kesempatan ini terbuka bagi lulusan perguruan tinggi dari berbagai disiplin ilmu. Syarat utamanya adalah memiliki latar belakang pendidikan minimal sarjana.

Menurutnya, para pendaftar nantinya akan mengikuti tahapan seleksi serta pelatihan sebelum ditempatkan di koperasi desa. Pelatihan tersebut bertujuan membekali calon pengelola dengan kemampuan manajemen, kepemimpinan, serta pemahaman mengenai pengembangan ekonomi masyarakat desa.

Pemerintah menargetkan program Koperasi Desa Merah Putih dapat membentuk sekitar 80 ribu koperasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Dengan dukungan tenaga profesional dari kalangan sarjana, diharapkan koperasi tersebut mampu berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Rencana perekrutan SPPI dijadwalkan mulai dibuka pada pertengahan tahun 2026. Saat ini pemerintah masih melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna mematangkan skema pelaksanaan program tersebut.

(Yn).

Berita Terkait

Mulai Juli 2026, Solar Bakal Berubah Jadi B50, Bagaimana Dampaknya ke Harga BBM?
BGN Dorong Kampus Kelola Dapur MBG Mandiri, Dinilai Bisa Jadi Pusat Ekosistem Pangan
Menteri ESDM: Stok Energi Nasional Aman, Pemerintah Cari Cara Kurangi Impor LPG
Dorong Kendaraan Listrik, Mendagri Instruksikan Gubernur Beri Insentif Pajak hingga Nol Persen
Link dan Syarat Daftar Koperasi Merah Putih 2026, Ribuan Lowongan Resmi Dibuka
TNI–Polri & Wartawan Dapat Rumah Subsidi
1.000 Rumah Subsidi untuk Pegawai Dapur MBG Disiapkan, Skema Ringan Jadi Andalan Pemerintah
Cicil Emas Makin Mudah dari Genggaman, BRI–Pegadaian Gaspol Dorong Investasi Digital Rakyat
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 02:21 WIB

Mulai Juli 2026, Solar Bakal Berubah Jadi B50, Bagaimana Dampaknya ke Harga BBM?

Rabu, 29 April 2026 - 18:54 WIB

BGN Dorong Kampus Kelola Dapur MBG Mandiri, Dinilai Bisa Jadi Pusat Ekosistem Pangan

Senin, 27 April 2026 - 19:33 WIB

Menteri ESDM: Stok Energi Nasional Aman, Pemerintah Cari Cara Kurangi Impor LPG

Kamis, 23 April 2026 - 20:22 WIB

Dorong Kendaraan Listrik, Mendagri Instruksikan Gubernur Beri Insentif Pajak hingga Nol Persen

Rabu, 22 April 2026 - 23:19 WIB

Link dan Syarat Daftar Koperasi Merah Putih 2026, Ribuan Lowongan Resmi Dibuka

Minggu, 19 April 2026 - 22:08 WIB

TNI–Polri & Wartawan Dapat Rumah Subsidi

Minggu, 19 April 2026 - 21:49 WIB

1.000 Rumah Subsidi untuk Pegawai Dapur MBG Disiapkan, Skema Ringan Jadi Andalan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 - 09:15 WIB

Cicil Emas Makin Mudah dari Genggaman, BRI–Pegadaian Gaspol Dorong Investasi Digital Rakyat

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB