Buron Interpol Asal Inggris Ditangkap di Bandara Ngurah Rai, Baru Tiba dari Singapura

- Redaksi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badung – Aparat imigrasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menggagalkan upaya masuk seorang buronan internasional asal Inggris yang masuk dalam daftar pencarian Interpol. Pria berinisial SL itu diamankan sesaat setelah tiba dari Singapura.

Penindakan dilakukan di area kedatangan internasional setelah sistem keimigrasian mendeteksi identitas yang bersangkutan sebagai subjek Red Notice. Notifikasi tersebut menandakan bahwa yang bersangkutan sedang diburu aparat penegak hukum lintas negara.

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawa, mengatakan bahwa penangkapan ini merupakan hasil kerja sistem pengawasan terpadu yang terhubung dengan basis data internasional.

“Begitu terdeteksi, petugas langsung melakukan langkah pengamanan sesuai prosedur. Ini bagian dari komitmen kami menjaga pintu masuk negara,” ujarnya, Sabtu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria berusia 45 tahun tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan kejahatan internasional. Ia disebut-sebut terlibat dalam praktik pencucian uang melalui skema perusahaan fiktif yang beroperasi lintas negara.

Meski demikian, otoritas belum merinci lebih jauh terkait perkara yang menjeratnya. Proses hukum selanjutnya kini berada di bawah penanganan aparat kepolisian.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna, menilai keberhasilan ini menjadi bukti efektivitas sistem pengawasan di pintu masuk internasional, khususnya di Bali yang merupakan salah satu destinasi utama dunia.

Menurutnya, penguatan koordinasi dengan lembaga internasional akan terus dilakukan untuk mencegah masuknya pelaku kejahatan lintas negara ke wilayah Indonesia.

Setelah diamankan, SL langsung diserahkan kepada Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk proses lebih lanjut. Penanganan berikutnya akan mengacu pada mekanisme hukum yang berlaku, termasuk kemungkinan ekstradisi.

Kasus ini kembali menegaskan bahwa pengawasan keimigrasian tidak hanya berfungsi sebagai administrasi perjalanan, tetapi juga menjadi garda depan dalam menjaga keamanan nasional dari ancaman global.

(YN).

Berita Terkait

Komisi XIII DPR Rapatkan Pemulihan Korban HAM, Libatkan Sejumlah Kementerian
Prajurit Garuda Gugur di Lebanon, Indonesia Desak Investigasi Internasional: Alarm Bahaya bagi Pasukan Perdamaian
RUU Perampasan Aset Dipacu, Komisi III DPR Kumpulkan Pakar: Antara Efektivitas Hukum dan Risiko Penyalahgunaan
Operasi Senyap Jelang Kupatan, Polisi Sita Belasan Balon Udara Liar di Tulungagung
Komnas HAM Tetapkan Aktivis KontraS Andrie Yunus sebagai Pembela HAM, Perkara Masuk Babak Baru
Pasal Kumpul Kebo Berlaku, Pakar Tegaskan Warga Dilindungi dari Pelaporan Sembarangan
Jaksa di Madiun Diamankan Kejati Jatim, Dugaan Pemerasan Kepala Desa Madiun
Operasi Senyap KPK Ungkap Politik Keluarga dalam Suap Proyek Bekasi

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 04:38 WIB

Komisi XIII DPR Rapatkan Pemulihan Korban HAM, Libatkan Sejumlah Kementerian

Senin, 30 Maret 2026 - 05:26 WIB

Prajurit Garuda Gugur di Lebanon, Indonesia Desak Investigasi Internasional: Alarm Bahaya bagi Pasukan Perdamaian

Senin, 30 Maret 2026 - 05:06 WIB

RUU Perampasan Aset Dipacu, Komisi III DPR Kumpulkan Pakar: Antara Efektivitas Hukum dan Risiko Penyalahgunaan

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:29 WIB

Operasi Senyap Jelang Kupatan, Polisi Sita Belasan Balon Udara Liar di Tulungagung

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:27 WIB

Komnas HAM Tetapkan Aktivis KontraS Andrie Yunus sebagai Pembela HAM, Perkara Masuk Babak Baru

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:39 WIB

Buron Interpol Asal Inggris Ditangkap di Bandara Ngurah Rai, Baru Tiba dari Singapura

Jumat, 2 Januari 2026 - 14:51 WIB

Pasal Kumpul Kebo Berlaku, Pakar Tegaskan Warga Dilindungi dari Pelaporan Sembarangan

Jumat, 2 Januari 2026 - 04:48 WIB

Jaksa di Madiun Diamankan Kejati Jatim, Dugaan Pemerasan Kepala Desa Madiun

Berita Terbaru