Cegah Prostitusi Terselubung, Wali Kota Eri Cahyadi Gandeng Tokoh Masyarakat Perketat Pengawasan di Moroseneng

- Redaksi

Selasa, 21 Oktober 2025 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, Lumineerdaily – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan di kawasan eks lokalisasi Moroseneng, seiring dengan munculnya dugaan praktik prostitusi terselubung di wilayah tersebut. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengajak seluruh tokoh masyarakat dan warga sekitar untuk bergotong royong menjaga lingkungan melalui pengawasan ketat (waskat) demi memastikan kawasan Moroseneng benar-benar bersih dari aktivitas ilegal.

Wali Kota Eri menjelaskan bahwa Pemkot Surabaya telah menempatkan petugas di beberapa titik strategis untuk menjaga kawasan itu secara rutin. Penjagaan dilakukan setiap malam, dimulai pukul 22.00 hingga 04.00 pagi, dengan sistem patroli keliling di pos-pos yang telah disiapkan.

Kita melakukan penjagaan mulai jam 10 malam sampai jam 4 pagi. Ada pos-pos yang kita buat di beberapa titik untuk menjaga wilayah tersebut,” ujar Eri Cahyadi, Senin lalu.

Menanggapi laporan warga terkait dugaan aktivitas prostitusi ilegal, Pemkot Surabaya berkomitmen melakukan pemantauan intensif dengan melibatkan masyarakat serta aparat kepolisian. Wali Kota Eri menekankan pentingnya keterlibatan tokoh masyarakat untuk memastikan transparansi dan menghindari fitnah.

Kita ajak tokoh masyarakat dan kepolisian untuk ikut memantau. Supaya jelas, ada tidak praktik seperti itu. Biar tidak ada fitnah. Pos-pos penjagaan ini dibuat agar masyarakat bisa turut membuktikan langsung,” tegasnya.

Selain meningkatkan pengawasan, Pemkot Surabaya juga mengambil langkah preventif dengan memanfaatkan rumah-rumah eks lokalisasi yang telah dibeli pemerintah untuk kegiatan positif. Fasilitas tersebut akan digunakan sebagai tempat kegiatan pemuda, posko Karang Taruna, hingga ruang aktivitas sosial masyarakat.

“Rumah-rumah yang dibeli itu kita jadikan tempat kegiatan warga. Kalau tempatnya ramai dengan aktivitas positif, tentu tidak mungkin ada praktik prostitusi di sana,” jelas Eri.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Eri juga menyerukan kepada seluruh warga Surabaya untuk aktif menjaga lingkungannya dari segala bentuk praktik prostitusi, termasuk tempat-tempat usaha seperti panti pijat yang disalahgunakan.

“Saya minta seluruh masyarakat melapor jika menemukan praktik-praktik negatif di lingkungannya. Termasuk tempat yang disalahgunakan. Surabaya ini ayo kita jaga bersama,” serunya.

Eri menegaskan bahwa keberhasilan menjaga kota bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi hasil dari kerja sama dan pengawasan bersama seluruh elemen masyarakat.

“Kalau ada kejadian seperti itu, segera laporkan dan dokumentasikan. Kita tindak tegas. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, tapi dengan kebersamaan dan waskat masyarakat, hasilnya akan jauh lebih efektif,” pungkasnya.

Berita Terkait

SMPN 2 Tulungagung Raih Juara Madya 2 LKBB KOBAR API S’7 Tingkat Jawa Timur
Trenggalek Raih Penghargaan Nasional Berkat Pengadaan Digital yang Transparan
Lampu Mati Bertahun-tahun, Pasar Ngemplak Tulungagung Penyumbang PAD Dibiarkan Gelap dan Rusak
Kumuh dan Tak Tertata, DPRD Nilai Pasar Ngemplak Luput dari Keseriusan Pemerintah
Iuran Komite SMA Negeri Gondang Jadi Sorotan, Bandingkan dengan Praktik di SMA Kauman
Anggaran Mobil Dinas Miliaran Rupiah di Tulungagung Jadi Sorotan
Polsek Karangrejo Ungkap Kasus Pencurian dengan Kekerasan, Pelaku Diamankan Bersama Barang Bukti
Becak Listrik Ubah Cara Hidup Tukang Becak Lansia di Trenggalek

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 05:33 WIB

SMPN 2 Tulungagung Raih Juara Madya 2 LKBB KOBAR API S’7 Tingkat Jawa Timur

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:56 WIB

Trenggalek Raih Penghargaan Nasional Berkat Pengadaan Digital yang Transparan

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:49 WIB

Lampu Mati Bertahun-tahun, Pasar Ngemplak Tulungagung Penyumbang PAD Dibiarkan Gelap dan Rusak

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:10 WIB

Kumuh dan Tak Tertata, DPRD Nilai Pasar Ngemplak Luput dari Keseriusan Pemerintah

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:29 WIB

Anggaran Mobil Dinas Miliaran Rupiah di Tulungagung Jadi Sorotan

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:01 WIB

Polsek Karangrejo Ungkap Kasus Pencurian dengan Kekerasan, Pelaku Diamankan Bersama Barang Bukti

Minggu, 11 Januari 2026 - 15:09 WIB

Becak Listrik Ubah Cara Hidup Tukang Becak Lansia di Trenggalek

Minggu, 11 Januari 2026 - 09:33 WIB

JPKP Usulkan RDP ke DPRD Kediri, PT Amerta Asa Media Pilih Klarifikasi Tertulis

Berita Terbaru