Dua Kasus Bunuh Diri Terjadi di Jembatan Cangar, Pemprov Jatim Percepat Pemasangan Pagar

- Pewarta

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang, lumineerdaily.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengambil langkah cepat setelah dua peristiwa bunuh diri terjadi di kawasan Jembatan Kembar Cangar dalam waktu berdekatan. Dinas PU Bina Marga memastikan pemasangan pagar pengaman akan dipercepat sebagai upaya pencegahan di lokasi tersebut.

Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas PU Bina Marga Jawa Timur, Agus Hari Purnomo, mengatakan keselamatan masyarakat menjadi perhatian utama dalam penanganan kasus ini. Ia menyebut, kejadian yang berulang menjadi dasar untuk segera melakukan penanganan di lapangan.

“Setiap kejadian menjadi pengingat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas dan keamanan infrastruktur jalan. Menanggapi hal ini, kami mempercepat rencana pemasangan pagar di jembatan,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).

Saat ini, proses masih berada pada tahap perhitungan teknis untuk menentukan desain dan kekuatan struktur pagar yang akan dipasang. Pengerjaan fisik ditargetkan mulai dilakukan pada Mei 2026.

Peristiwa terakhir terjadi ketika seorang pemuda asal Lumajang ditemukan meninggal dunia di dasar jurang kawasan jembatan. Dari informasi yang dihimpun, korban diduga mengakhiri hidupnya dengan melompat dari atas jembatan.

Sebelumnya, kejadian serupa juga terjadi pada 31 Maret 2026. Seorang pemuda asal Mojokerto ditemukan meninggal dunia di lokasi yang sama dengan dugaan bunuh diri.

Kondisi jembatan yang berada di kawasan perbukitan dengan kedalaman jurang cukup ekstrem dinilai menjadi salah satu faktor yang perlu mendapat perhatian dalam aspek pengamanan.

Pemasangan pagar diharapkan bisa menjadi penghalang fisik sekaligus upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Pemerintah menargetkan pekerjaan dapat berjalan sesuai jadwal setelah seluruh tahapan administrasi dan teknis rampung.

(Udi)

Berita Terkait

Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek, Fokus Kawal Anggaran dan Aspirasi Warga
Sapi Kurban Presiden Prabowo Tembus 1 Ton, Jadi Simbol Kepedulian untuk Warga Trenggalek
Jalan Ngares–Sengon Rusak Bertahun-Tahun, Warga Nilai Pemkab Lambat Bertindak
Warga Desak Perbaikan Jalan Ngares–Sengon, DPRD Trenggalek Janjikan Penanganan Bertahap
DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS
Pendapatan Pajak Penerangan Jalan Trenggalek Capai Rp20,8 Miliar, Warga Minta Penggunaan Dana Lebih Terbuka
Komisi II DPRD Trenggalek Cek Goa Lowo dan Pantai Prigi, Pedagang Keluhkan Pengunjung Menurun
Komisi IV DPRD Trenggalek Respons Aspirasi GMNI, Soroti Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Infrastruktur Pendidikan
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:53 WIB

Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek, Fokus Kawal Anggaran dan Aspirasi Warga

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:46 WIB

Sapi Kurban Presiden Prabowo Tembus 1 Ton, Jadi Simbol Kepedulian untuk Warga Trenggalek

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:34 WIB

Jalan Ngares–Sengon Rusak Bertahun-Tahun, Warga Nilai Pemkab Lambat Bertindak

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:08 WIB

Warga Desak Perbaikan Jalan Ngares–Sengon, DPRD Trenggalek Janjikan Penanganan Bertahap

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:30 WIB

Komisi II DPRD Trenggalek Cek Goa Lowo dan Pantai Prigi, Pedagang Keluhkan Pengunjung Menurun

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:59 WIB

Komisi IV DPRD Trenggalek Respons Aspirasi GMNI, Soroti Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Infrastruktur Pendidikan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB