Penyaluran KUR di Jawa Timur Tembus Rp37,22 Triliun, Sumbang 17 Persen dari Nasional

- Redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, Lumineerdaily — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengumumkan bahwa penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Jawa Timur telah mencapai Rp37,22 triliun kepada 889.504 debitur per 20 Oktober 2025. Capaian ini menjadikan Jawa Timur sebagai salah satu provinsi dengan kontribusi terbesar dalam realisasi KUR nasional.

“Capaian ini memperkuat peran sektor keuangan dalam menopang stabilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Khofifah dalam keterangannya di Surabaya, Kamis (23/10).

Menurut data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, realisasi penyaluran KUR nasional hingga Oktober 2025 mencapai Rp218 triliun kepada 3,72 juta debitur. Dengan demikian, penyaluran KUR di Jawa Timur berkontribusi sekitar 17 persen terhadap total nasional.

Khofifah menjelaskan, KUR telah menjadi motor penggerak utama perekonomian daerah, memperluas akses pembiayaan produktif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

“KUR ini tidak hanya memberikan akses permodalan, tetapi juga membuka harapan baru bagi petani, pelaku UMKM, dan masyarakat berpenghasilan rendah untuk mengembangkan usaha dan menciptakan lapangan kerja baru,” ujar Khofifah.

Ia menambahkan, pentingnya penyaluran KUR juga tercermin dari besarnya kontribusi sektor koperasi dan UMKM terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur, yang pada tahun 2024 tercatat mencapai 60,08 persen.

Selain KUR, Khofifah turut menyoroti program Kredit Program Perumahan (KPP) yang diinisiasi pemerintah pusat sebagai langkah penting dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terhadap hunian layak dan terjangkau.

“Program KPP diharapkan menjadi pelengkap dari KUR. Ketika masyarakat sudah berdaya secara ekonomi, mereka juga perlu dukungan pembiayaan untuk memiliki rumah yang layak dan berkualitas,” katanya.

Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu menegaskan bahwa seluruh program pemberdayaan ekonomi di provinsinya dijalankan berdasarkan filosofi “Kerja Jatim BISA” — Berdaya, Inklusif, Sejahtera, dan Amanah, di mana prinsip No One Left Behind (tidak ada yang tertinggal) menjadi dasar kebijakan pembangunan ekonomi daerah.

Berita Terkait

Pemkot Blitar Terima Bantuan Truk untuk Koperasi Kelurahan, Penguatan Ekonomi Lokal Digenjot
Bulog Salurkan Bantuan Pangan 2026 di Tulungagung, 142.579 Penerima Dapat 20 Kg Beras
Koperasi Merah Putih di Blitar Dikebut: Bangunan Hampir Tuntas, Administrasi Jadi Penentu Jalan Operasional
Harga Emas Antam Naik Rp27 Ribu, Tembus Rekor Baru—Investor Mulai Berburu
Pemerintah Siapkan Efisiensi Anggaran Jilid II, Defisit APBN Dijaga di Bawah 3 Persen
Efisiensi Program Makan Bergizi Gratis Disiapkan, Potensi Hemat Puluhan Triliun per Tahun
Pemerintah Siapkan Kebijakan WFH Nasional, Pengumuman Menunggu Koordinasi Final
Pemerintah Siapkan Penerapan Bea Keluar Batu Bara Mulai April, Industri Beri Catatan

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 19:50 WIB

Pemkot Blitar Terima Bantuan Truk untuk Koperasi Kelurahan, Penguatan Ekonomi Lokal Digenjot

Senin, 30 Maret 2026 - 08:15 WIB

Bulog Salurkan Bantuan Pangan 2026 di Tulungagung, 142.579 Penerima Dapat 20 Kg Beras

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:16 WIB

Koperasi Merah Putih di Blitar Dikebut: Bangunan Hampir Tuntas, Administrasi Jadi Penentu Jalan Operasional

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:17 WIB

Harga Emas Antam Naik Rp27 Ribu, Tembus Rekor Baru—Investor Mulai Berburu

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:48 WIB

Pemerintah Siapkan Efisiensi Anggaran Jilid II, Defisit APBN Dijaga di Bawah 3 Persen

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:41 WIB

Efisiensi Program Makan Bergizi Gratis Disiapkan, Potensi Hemat Puluhan Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:33 WIB

Pemerintah Siapkan Kebijakan WFH Nasional, Pengumuman Menunggu Koordinasi Final

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:24 WIB

Pemerintah Siapkan Penerapan Bea Keluar Batu Bara Mulai April, Industri Beri Catatan

Berita Terbaru