Seleksi BPD Tulungagung Dibuka Juni 2026, Dapat Honor Bulanan dan Tunjangan Purna Tugas

- Pewarta

Jumat, 1 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor DPMD Tulungagung (foto Dokumentasi)

Kantor DPMD Tulungagung (foto Dokumentasi)

Tulungagung, lumineerdaily.com – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Tulungagung yang berminat terlibat dalam pemerintahan desa. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tulungagung akan menggelar seleksi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) secara serentak di hampir seluruh desa mulai Juni 2026.

Seleksi ini dilakukan menyusul berakhirnya masa jabatan anggota BPD di 256 desa pada Desember 2026. Dengan demikian, masyarakat yang memenuhi persyaratan memiliki peluang untuk mendaftar dan menjadi bagian dari lembaga yang berperan penting dalam pemerintahan desa.

Kepala Bidang Bina Pemerintahan Desa DPMD Tulungagung, Reza Zulkarnain, mengatakan pelaksanaan seleksi mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2026 tentang Desa.

“Seleksi BPD dimulai enam bulan sebelum masa jabatan berakhir. Jadi diperkirakan mulai sekitar Juni 2026, kecuali Desa Kauman,” ujarnya, Jumat (1/4/2026).

Masa jabatan anggota BPD sebelumnya dihitung sejak pengambilan sumpah dan janji pada 21 Desember 2018. Seluruh tahapan seleksi nantinya dilakukan untuk mengisi kebutuhan anggota BPD baru di berbagai desa.

Jumlah anggota BPD di setiap desa berbeda-beda, menyesuaikan jumlah penduduk masing-masing wilayah. Di Tulungagung, kuota anggota BPD berkisar antara lima hingga sembilan orang.

Komposisi anggota BPD juga telah diatur dengan sistem keterwakilan 70:30, yakni 70 persen dari keterwakilan wilayah dan 30 persen dari keterwakilan perempuan.

Berita Terkait

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun
Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek
Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah
Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat
Produksi Ikan Air Tawar Tulungagung Tembus Rp1,1 Triliun, Sektor Budidaya Jadi Penopang Ekonomi Daerah
Sekolah Rakyat Tulungagung Ditarget Mulai Dibangun Oktober 2026, Pemkab Kejar Syarat Lahan dan Akses
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:20 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:33 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:09 WIB

Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:11 WIB

Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:53 WIB

Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat

Senin, 11 Mei 2026 - 02:14 WIB

Produksi Ikan Air Tawar Tulungagung Tembus Rp1,1 Triliun, Sektor Budidaya Jadi Penopang Ekonomi Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 00:11 WIB

Sekolah Rakyat Tulungagung Ditarget Mulai Dibangun Oktober 2026, Pemkab Kejar Syarat Lahan dan Akses

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB