Belasan Sapi di Pasar Hewan Dimoro Blitar Terindikasi Cacingan, Pengawasan Hewan Kurban Diperketat Jelang Idul Adha

- Pewarta

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Pasar sapi

Foto Pasar sapi

BLITAR, lumineerdaily.com – Pemerintah Kota Blitar menemukan belasan sapi yang terindikasi terjangkit parasit cacing saat pemeriksaan kesehatan ternak di Pasar Hewan Dimoro menjelang Idul Adha 2026.

Temuan tersebut didapat dalam inspeksi yang dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar sebagai bagian dari pengawasan hewan kurban yang mulai ramai diperjualbelikan.

Kepala DKPP Kota Blitar, Dewi Masitoh, mengatakan pemeriksaan kesehatan ternak sudah dilakukan sejak awal Mei.

Pemeriksaan meliputi kondisi fisik, suhu tubuh, hingga pengecekan usia ternak untuk memastikan hewan yang beredar dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat kurban.

“Pengecekan dilakukan mulai dari suhu tubuh, kondisi fisik hingga usia ternak. Ini untuk memastikan hewan yang akan dikurbankan benar-benar sehat,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sekitar 16 sapi yang menunjukkan indikasi terjangkit parasit cacing jenis helminthiasis.

Hewan yang terindikasi umumnya mengalami penurunan kondisi fisik, seperti tubuh kurus, bulu kusam, mata tampak sayu, serta kondisi perut membesar.

Petugas kemudian melakukan penanganan awal di lokasi, termasuk pemeriksaan lanjutan dan pemberian tindakan pada ternak yang menunjukkan gejala tertentu.

DKPP juga mengingatkan peternak agar lebih disiplin dalam perawatan kesehatan ternak, termasuk pemberian obat cacing secara rutin.

“Kita menemukan parasit cacing jenis helminthiasis pada sejumlah sapi. Untuk hewan yang akan dijadikan kurban, idealnya sudah diberikan obat cacing dua bulan sebelumnya atau rutin setiap dua bulan,” kata Dewi.

Temuan ini menunjukkan bahwa pengawasan kesehatan hewan kurban tidak bisa hanya dilakukan mendekati hari raya.

Sirkulasi ternak yang tinggi menjelang Idul Adha membuat risiko penyebaran penyakit meningkat apabila pengawasan kesehatan tidak berjalan konsisten sejak awal distribusi.

Selain pemeriksaan oleh pemerintah, peternak juga memegang peran penting dalam menjaga kualitas ternak.

Kebersihan kandang, kualitas pakan, sanitasi lingkungan, serta pemeriksaan berkala menjadi faktor dasar yang menentukan kondisi hewan.

Di sisi lain, pembeli juga diimbau tidak hanya mempertimbangkan harga saat memilih hewan kurban.

Kondisi fisik, kelengkapan surat kesehatan, dan hasil pemeriksaan petugas perlu menjadi perhatian agar hewan yang dibeli benar-benar layak.

Menjelang puncak penjualan hewan kurban, DKPP Kota Blitar memastikan pengawasan di pasar hewan dan titik distribusi akan terus dilakukan untuk meminimalkan peredaran ternak yang tidak memenuhi standar kesehatan. (gun)

Berita Terkait

Bayi Laki-laki Ditemukan Terlantar di Teras Rumah Warga Trenggalek, Polisi Selidiki Pelakunya
MUI dan BNK Tulungagung Gelar Seminar, Plt Bupati Tegaskan Tutup Tuntas Outlet Miras Ilegal, Termasuk Sari Jaya
Realisasi PAD Diskomidag Trenggalek Baru 29,5 Persen, Wajib Retribusi Diimbau Segera Melunasi Tunggakan
Ratusan Rumah Berdiri Di Atas Sungai Mati Di Tulungagung, Status Lahannya Belum Jelas
Pemilihan Sekda Tulungagung Masih Tunggu Restu Kemendagri, Tiga Nama Sudah Diserahkan
DPRD Tulungagung Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, KUA-PPAS 2027 Mulai Dibahas
DISHUB TULUNGAGUNG GENCARKAN PENERTIBAN, JUKIR DILARANG TARIK UANG DARI KENDARAAN PLAT AG
Pemkab Dan DPRD Tulungagung Sepakati Pertanggungjawaban APBD 2025 Dan Berkomitmen 2026 Lebih baik

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:07 WIB

Bayi Laki-laki Ditemukan Terlantar di Teras Rumah Warga Trenggalek, Polisi Selidiki Pelakunya

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:25 WIB

Realisasi PAD Diskomidag Trenggalek Baru 29,5 Persen, Wajib Retribusi Diimbau Segera Melunasi Tunggakan

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:38 WIB

Ratusan Rumah Berdiri Di Atas Sungai Mati Di Tulungagung, Status Lahannya Belum Jelas

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:46 WIB

Pemilihan Sekda Tulungagung Masih Tunggu Restu Kemendagri, Tiga Nama Sudah Diserahkan

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:38 WIB

DPRD Tulungagung Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, KUA-PPAS 2027 Mulai Dibahas

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:18 WIB

DISHUB TULUNGAGUNG GENCARKAN PENERTIBAN, JUKIR DILARANG TARIK UANG DARI KENDARAAN PLAT AG

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:53 WIB

Pemkab Dan DPRD Tulungagung Sepakati Pertanggungjawaban APBD 2025 Dan Berkomitmen 2026 Lebih baik

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:46 WIB

Wahyu Pratama Alamsyah Resmi Gantikan Sutomo, Duduk di DRPD Tulungagung Lewat PAW

Berita Terbaru