Porto, 16 November 2023 – Pelatih timnas Portugal, Roberto Martinez, menegaskan bahwa timnya tetap menjaga ambisi besar untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2026 setelah memastikan diri lolos ke turnamen sepak bola paling bergengsi tersebut.
Portugal memastikan tiket mereka ke Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan telak 9-1 atas Armenia dalam laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa di Stadion do Dragao, Porto. Kemenangan ini sekaligus memastikan posisi Portugal sebagai pemuncak Grup F, dan melanjutkan tren positif mereka untuk berpartisipasi di edisi Piala Dunia ketujuh secara berturut-turut, setelah terakhir kali absen pada edisi 1998 di Prancis.
Usai pertandingan, Roberto Martinez mengungkapkan rasa puasnya dengan performa tim, meskipun sebelumnya Portugal mengalami kekalahan 0-2 dari Irlandia. Menurutnya, kemenangan besar ini menjadi bukti kesiapan tim untuk menghadapi tantangan besar di Piala Dunia 2026.
“Kami bisa melanjutkan mimpi untuk memenangkan Piala Dunia. Sekarang kami lebih siap dari sebelumnya untuk turnamen tersebut,” ungkap pelatih asal Spanyol itu.
Martinez juga menekankan bahwa kemenangan ini sekaligus menjadi penghormatan yang luar biasa bagi legenda timnas Portugal, Eusebio da Silva Ferreira, yang dikenal sebagai salah satu ikon terbesar dalam sejarah sepak bola negara tersebut.
“Ini adalah penghormatan yang indah untuk Eusebio. Kami menunjukkan semangat juang yang tinggi untuk mewakili tim nasional dan saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para penggemar yang telah memberikan dukungan luar biasa kepada kami,” tambahnya.
Dalam laga tersebut, Portugal tampil sangat dominan. Gol-gol tuan rumah dicetak oleh Renato Veiga (7′), Goncalo Ramos (28′), Joao Neves (30′, 41′, 81′), Bruno Fernandes (45’+3′, 51′, 72′), serta Francisco Conceicao (90’+2′). Armenia hanya mampu membalas melalui gol Eduard Spertsyan (18′).
Dengan hasil ini, Portugal menutup kualifikasi dengan menempati posisi teratas Grup F dan memastikan tempat mereka di Piala Dunia 2026. Bagi Armenia, kekalahan tersebut mengakhiri harapan mereka untuk tampil di Piala Dunia pertama mereka, setelah finis di dasar klasemen grup.







