BNN Tangkap Dewi Astutik, Buronan Internasional Asal Ponorogo, di Kamboja

- Pewarta

Kamis, 4 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Lumineerdaily.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap Dewi Astutik alias PA (43), buronan internasional Red Notice Interpol asal Ponorogo, Jawa Timur, dalam operasi senyap di Sihanoukville, Kamboja, Senin (1/12/2025). Dewi diduga menjadi otak penyelundupan lebih dari dua ton sabu senilai Rp 5 triliun dari jaringan internasional “Golden Triangle”.

Kepala BNN, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, memimpin operasi yang melibatkan kolaborasi BNN, Interpol, Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, dan Badan Intelijen Strategis TNI. Dewi dijadwalkan tiba di Jakarta Selasa (2/12/2025) untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dewi dikenal lihai menghindari aparat dengan berpindah lokasi dan mengubah penampilan. Sebelum terlibat jaringan narkoba internasional, ia pernah bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di beberapa negara Asia. Namanya masuk daftar pencarian Interpol sejak 2024.

BNN menyatakan akan melakukan pemeriksaan intensif untuk membongkar alur pendanaan, jalur logistik, dan struktur sindikat Dewi. Namun, pengamat menekankan bahwa penangkapan individu besar sering bersifat simbolis jika tidak diimbangi strategi pencegahan, edukasi, dan koordinasi lintas instansi yang efektif.

“Menangkap buronan internasional memang prestasi, tapi tanpa perbaikan sistemik di lapangan, jaringan ini hanya akan digantikan pemain lain,” kata seorang pakar pemberantasan narkoba.

Kasus Dewi Astutik menjadi pengingat bahwa perang melawan narkotika internasional membutuhkan pendekatan komprehensif, bukan sekadar operasi penangkapan spektakuler. Pencegahan, edukasi masyarakat, dan kerja sama internasional berkelanjutan tetap menjadi kunci.

Berita Terkait

Yusril Kritik Sayembara Tangkap Begal, Ingatkan Risiko Penghakiman Massa dan Salah Sasaran
OTT Bupati Lombok Barat Tambah Daftar Kepala Daerah yang Terjerat KPK Sepanjang 2026
Sony Sonjaya, Eks Wakil BGN: Dari Pemburu Buronan ke Balik Jeruji, Setelah Dicopot Kini Jadi Tersangka
321 WNA Digerebek di Jakarta Barat, 275 Orang Jadi Tersangka Kasus Judi Online Internasional
Bareskrim Sikat Gudang Bawang Ilegal di Pontianak, Puluhan Ton Disita
Baru Menjabat, Ketua Ombudsman RI Langsung Ditahan Kejagung dalam Kasus Suap Nikel
Rotasi Besar Kejaksaan 2026: 65 Kajari Diganti, Ini Daftar Lengkap dan Posisinya
Dugaan Aliran Dana ke Forkopimda Diselidiki, Kasus Bupati Tulungagung Masuk Babak Baru

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:41 WIB

Yusril Kritik Sayembara Tangkap Begal, Ingatkan Risiko Penghakiman Massa dan Salah Sasaran

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:20 WIB

OTT Bupati Lombok Barat Tambah Daftar Kepala Daerah yang Terjerat KPK Sepanjang 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:59 WIB

Sony Sonjaya, Eks Wakil BGN: Dari Pemburu Buronan ke Balik Jeruji, Setelah Dicopot Kini Jadi Tersangka

Minggu, 10 Mei 2026 - 02:54 WIB

321 WNA Digerebek di Jakarta Barat, 275 Orang Jadi Tersangka Kasus Judi Online Internasional

Jumat, 17 April 2026 - 10:23 WIB

Bareskrim Sikat Gudang Bawang Ilegal di Pontianak, Puluhan Ton Disita

Kamis, 16 April 2026 - 09:54 WIB

Baru Menjabat, Ketua Ombudsman RI Langsung Ditahan Kejagung dalam Kasus Suap Nikel

Selasa, 14 April 2026 - 12:05 WIB

Rotasi Besar Kejaksaan 2026: 65 Kajari Diganti, Ini Daftar Lengkap dan Posisinya

Minggu, 12 April 2026 - 15:25 WIB

Dugaan Aliran Dana ke Forkopimda Diselidiki, Kasus Bupati Tulungagung Masuk Babak Baru

Berita Terbaru