Cegah Prostitusi Terselubung, Wali Kota Eri Cahyadi Gandeng Tokoh Masyarakat Perketat Pengawasan di Moroseneng

- Pewarta

Selasa, 21 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, Lumineerdaily – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan di kawasan eks lokalisasi Moroseneng, seiring dengan munculnya dugaan praktik prostitusi terselubung di wilayah tersebut. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengajak seluruh tokoh masyarakat dan warga sekitar untuk bergotong royong menjaga lingkungan melalui pengawasan ketat (waskat) demi memastikan kawasan Moroseneng benar-benar bersih dari aktivitas ilegal.

Wali Kota Eri menjelaskan bahwa Pemkot Surabaya telah menempatkan petugas di beberapa titik strategis untuk menjaga kawasan itu secara rutin. Penjagaan dilakukan setiap malam, dimulai pukul 22.00 hingga 04.00 pagi, dengan sistem patroli keliling di pos-pos yang telah disiapkan.

Kita melakukan penjagaan mulai jam 10 malam sampai jam 4 pagi. Ada pos-pos yang kita buat di beberapa titik untuk menjaga wilayah tersebut,” ujar Eri Cahyadi, Senin lalu.

Menanggapi laporan warga terkait dugaan aktivitas prostitusi ilegal, Pemkot Surabaya berkomitmen melakukan pemantauan intensif dengan melibatkan masyarakat serta aparat kepolisian. Wali Kota Eri menekankan pentingnya keterlibatan tokoh masyarakat untuk memastikan transparansi dan menghindari fitnah.

Kita ajak tokoh masyarakat dan kepolisian untuk ikut memantau. Supaya jelas, ada tidak praktik seperti itu. Biar tidak ada fitnah. Pos-pos penjagaan ini dibuat agar masyarakat bisa turut membuktikan langsung,” tegasnya.

Selain meningkatkan pengawasan, Pemkot Surabaya juga mengambil langkah preventif dengan memanfaatkan rumah-rumah eks lokalisasi yang telah dibeli pemerintah untuk kegiatan positif. Fasilitas tersebut akan digunakan sebagai tempat kegiatan pemuda, posko Karang Taruna, hingga ruang aktivitas sosial masyarakat.

“Rumah-rumah yang dibeli itu kita jadikan tempat kegiatan warga. Kalau tempatnya ramai dengan aktivitas positif, tentu tidak mungkin ada praktik prostitusi di sana,” jelas Eri.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Eri juga menyerukan kepada seluruh warga Surabaya untuk aktif menjaga lingkungannya dari segala bentuk praktik prostitusi, termasuk tempat-tempat usaha seperti panti pijat yang disalahgunakan.

“Saya minta seluruh masyarakat melapor jika menemukan praktik-praktik negatif di lingkungannya. Termasuk tempat yang disalahgunakan. Surabaya ini ayo kita jaga bersama,” serunya.

Eri menegaskan bahwa keberhasilan menjaga kota bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi hasil dari kerja sama dan pengawasan bersama seluruh elemen masyarakat.

“Kalau ada kejadian seperti itu, segera laporkan dan dokumentasikan. Kita tindak tegas. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, tapi dengan kebersamaan dan waskat masyarakat, hasilnya akan jauh lebih efektif,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bayi Laki-laki Ditemukan Terlantar di Teras Rumah Warga Trenggalek, Polisi Selidiki Pelakunya
MUI dan BNK Tulungagung Gelar Seminar, Plt Bupati Tegaskan Tutup Tuntas Outlet Miras Ilegal, Termasuk Sari Jaya
Realisasi PAD Diskomidag Trenggalek Baru 29,5 Persen, Wajib Retribusi Diimbau Segera Melunasi Tunggakan
Ratusan Rumah Berdiri Di Atas Sungai Mati Di Tulungagung, Status Lahannya Belum Jelas
Pemilihan Sekda Tulungagung Masih Tunggu Restu Kemendagri, Tiga Nama Sudah Diserahkan
DPRD Tulungagung Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, KUA-PPAS 2027 Mulai Dibahas
DISHUB TULUNGAGUNG GENCARKAN PENERTIBAN, JUKIR DILARANG TARIK UANG DARI KENDARAAN PLAT AG
Pemkab Dan DPRD Tulungagung Sepakati Pertanggungjawaban APBD 2025 Dan Berkomitmen 2026 Lebih baik

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:07 WIB

Bayi Laki-laki Ditemukan Terlantar di Teras Rumah Warga Trenggalek, Polisi Selidiki Pelakunya

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:25 WIB

Realisasi PAD Diskomidag Trenggalek Baru 29,5 Persen, Wajib Retribusi Diimbau Segera Melunasi Tunggakan

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:38 WIB

Ratusan Rumah Berdiri Di Atas Sungai Mati Di Tulungagung, Status Lahannya Belum Jelas

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:46 WIB

Pemilihan Sekda Tulungagung Masih Tunggu Restu Kemendagri, Tiga Nama Sudah Diserahkan

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:38 WIB

DPRD Tulungagung Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, KUA-PPAS 2027 Mulai Dibahas

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:18 WIB

DISHUB TULUNGAGUNG GENCARKAN PENERTIBAN, JUKIR DILARANG TARIK UANG DARI KENDARAAN PLAT AG

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:53 WIB

Pemkab Dan DPRD Tulungagung Sepakati Pertanggungjawaban APBD 2025 Dan Berkomitmen 2026 Lebih baik

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:46 WIB

Wahyu Pratama Alamsyah Resmi Gantikan Sutomo, Duduk di DRPD Tulungagung Lewat PAW

Berita Terbaru