Malang, lumineerdaily.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengambil langkah cepat setelah dua peristiwa bunuh diri terjadi di kawasan Jembatan Kembar Cangar dalam waktu berdekatan. Dinas PU Bina Marga memastikan pemasangan pagar pengaman akan dipercepat sebagai upaya pencegahan di lokasi tersebut.
Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas PU Bina Marga Jawa Timur, Agus Hari Purnomo, mengatakan keselamatan masyarakat menjadi perhatian utama dalam penanganan kasus ini. Ia menyebut, kejadian yang berulang menjadi dasar untuk segera melakukan penanganan di lapangan.
“Setiap kejadian menjadi pengingat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas dan keamanan infrastruktur jalan. Menanggapi hal ini, kami mempercepat rencana pemasangan pagar di jembatan,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).
Saat ini, proses masih berada pada tahap perhitungan teknis untuk menentukan desain dan kekuatan struktur pagar yang akan dipasang. Pengerjaan fisik ditargetkan mulai dilakukan pada Mei 2026.
Peristiwa terakhir terjadi ketika seorang pemuda asal Lumajang ditemukan meninggal dunia di dasar jurang kawasan jembatan. Dari informasi yang dihimpun, korban diduga mengakhiri hidupnya dengan melompat dari atas jembatan.
Sebelumnya, kejadian serupa juga terjadi pada 31 Maret 2026. Seorang pemuda asal Mojokerto ditemukan meninggal dunia di lokasi yang sama dengan dugaan bunuh diri.
Kondisi jembatan yang berada di kawasan perbukitan dengan kedalaman jurang cukup ekstrem dinilai menjadi salah satu faktor yang perlu mendapat perhatian dalam aspek pengamanan.
Pemasangan pagar diharapkan bisa menjadi penghalang fisik sekaligus upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Pemerintah menargetkan pekerjaan dapat berjalan sesuai jadwal setelah seluruh tahapan administrasi dan teknis rampung.
(Udi)













