Jember – Jumlah korban meninggal dunia akibat pesta minuman keras di Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, bertambah menjadi enam orang. Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu (27/12) malam hingga Minggu (28/12) dini hari, saat delapan orang menggelar pesta di salah satu warung gasebo, membawa sekitar 25 botol arak.
Menurut Kepala Bidang Pelayanan dan Penunjang Medik RSD dr Soebandi Jember, dr Triwiranto, pasien yang dibawa ke rumah sakit mengalami kerusakan fungsi organ tubuh yang cukup berat. “Beberapa pasien masuk dalam kondisi kritis. Satu pasien perempuan meninggal dunia saat dibawa ke IGD, sementara lainnya menjalani perawatan intensif,” ujarnya, Rabu (31/12).
Dua dari delapan peserta awal dilaporkan meninggal dunia pada Minggu (28/12), yakni seorang perempuan berinisial MR, warga Kecamatan Patrang, dan seorang personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) berinisial PT. Pada Senin (29/12), tiga orang peserta lainnya, AM, ST, dan SL, juga meninggal dunia. Korban keenam, berinisial MM, meninggal Selasa (30/12) malam setelah sempat dirawat dalam kondisi kritis di RSD dr Soebandi Jember.
Kepala rumah sakit menegaskan bahwa konsumsi alkohol dalam jumlah besar dapat menyebabkan kerusakan organ vital seperti hati, ginjal, dan jantung, yang berpotensi menimbulkan kematian mendadak. “Kasus ini menunjukkan betapa berbahayanya mengonsumsi minuman beralkohol, terutama yang dijual secara ilegal atau tanpa label resmi,” jelas dr Triwiranto.
Pihak kepolisian setempat telah melakukan penyelidikan terkait peredaran arak ilegal yang digunakan dalam pesta tersebut. Pemerintah Kabupaten Jember juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi minuman beralkohol dari sumber tidak resmi. Edukasi tentang bahaya alkohol bagi kesehatan dan keselamatan nyawa diharapkan dapat mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat luas bahwa konsumsi minuman keras secara berlebihan, terutama yang diperoleh dari jalur ilegal, tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berisiko mengancam nyawa. Kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap dampak alkohol sangat diperlukan untuk mencegah tragedi serupa.
(gg).







