BLITAR, lumineerdaily.com – Seekor Trenggiling Jawa ditemukan warga dikawasan permukiman Kota Blitar dan berhasil diselamatkan sebelum akhirnya dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya di kawasan hutan lindung Wlingi, Kabupaten Blitar.
Satwa dilindungi tersebut ditemukan warga pada Sabtu (25/4/2026). Karena khawatir dengan kondisinya, warga kemudian melaporkan penemuan itu kepada petugas pemadam kebakaran setempat.
Trenggiling yang dikenal aktif pada malam hari dan sensitif terhadap gangguan manusia itu selanjutnya diamankan untuk mencegah risiko cedera maupun perdagangan ilegal satwa liar.
Penanganan kemudian dilanjutkan oleh tim gabungan yang melibatkan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur bersama sejumlah pihak terkait.
Petugas melakukan observasi terhadap kondisi satwa sebelum menentukan lokasi pelepasliaran yang dinilai aman dan sesuai dengan habitat aslinya.
Kawasan hutan lindung Wlingi dipilih karena masih memiliki vegetasi dan daya dukung lingkungan yang cukup baik untuk mendukung kehidupan Trenggiling Jawa di alam bebas.
Saat proses pelepasliaran pada Senin (27/4/2026), trenggiling tersebut sempat diam beberapa saat sebelum akhirnya bergerak perlahan masuk ke area hutan.
Pelepasliaran ini menjadi bagian dari upaya konservasi satwa liar yang terus diperkuat di Jawa Timur, sekaligus menjaga keberlangsungan populasi Trenggiling Jawa yang terus menghadapi ancaman.
Selain perburuan ilegal, kerusakan habitat juga menjadi faktor yang membuat satwa liar semakin sering memasuki kawasan permukiman warga.
Kondisi tersebut dinilai menjadi pengingat penting bahwa keseimbangan ekosistem perlu dijaga agar konflik antara manusia dan satwa liar tidak semakin sering terjadi.
Pemerintah bersama pegiat konservasi juga terus mendorong edukasi kepada masyarakat agar segera melapor ketika menemukan satwa dilindungi dan tidak mencoba memelihara ataupun memperjualbelikannya.
Trenggiling Jawa sendiri termasuk satwa dilindungi yang populasinya terus menurun akibat perdagangan ilegal dan tekanan terhadap habitat alami mereka.
(gun)













