Tulungagung Catat Peningkatan Luas Panen Padi, Produksi Beras Surplus 50 Persen

- Redaksi

Senin, 5 Januari 2026 - 02:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung, Jatim – Pemerintah Kabupaten Tulungagung mencatat peningkatan signifikan pada luas panen tanaman padi tahun 2025. Data Dinas Pertanian Tulungagung menunjukkan, periode tanam April–September 2025 mencapai 29.226 hektare, lebih tinggi dibandingkan Oktober 2024–Maret 2025 yang hanya 8.215 hektare.

Kepala Dinas Pertanian Tulungagung, Suyanto, menyebut pergeseran musim dan perubahan pola curah hujan menjadi faktor utama pergeseran masa tanam. “Perubahan cuaca membuat petani menyesuaikan waktu tanam, sehingga panen lebih banyak terjadi pada periode April–September,” ujarnya, Minggu (5/1).

Peningkatan luas panen ini juga mendorong target produksi padi yang lebih tinggi. Sepanjang 2025, total produksi padi di Tulungagung tercatat mencapai 298.377 ton gabah, setara dengan 186.150 ton beras. Angka ini mencatat surplus sekitar 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan dinilai mampu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Tulungagung hingga 10 bulan ke depan.

Sejalan dengan arahan pemerintah pusat terkait ketahanan pangan, Dinas Pertanian Tulungagung juga mendorong perluasan area tanam. Saat ini, pihaknya telah mengusulkan perluasan lahan basah seluas 167 hektare kepada Kementerian Pertanian. Lahan ini selama ini hanya mampu ditanami padi satu kali dalam setahun (Indeks Pertanaman/IP 100), namun diharapkan dengan perluasan ini IP dapat meningkat menjadi IP 200–300 sehingga petani dapat menanam padi dua hingga tiga kali setahun.

Upaya ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Tulungagung untuk meningkatkan ketahanan pangan, memperkuat produksi beras lokal, serta mendukung stabilitas ekonomi petani.

(gn).

Berita Terkait

Dikonfirmasi Terkait Dinas LH, DPRD Tulungagung Pilih Lempar Jawaban ke OPD
MBG SPPG Gema Tama Bolorejo Perkuat Posyandu, Warga Puas dengan Sajian Bergizi
Menu MBG di Posyandu Bolorejo Disambut Antusias, Ibu Hamil hingga Balita Merasa Terbantu
Kasus Suspek Campak Meningkat, Dinkes Tulungagung Lakukan Imunisasi Respons di Wilayah Terdampak
Bulog Salurkan Bantuan Pangan 2026 di Tulungagung, 142.579 Penerima Dapat 20 Kg Beras
Tulungagung Siap Jadi Panggung MTQ Jatim 2027, Anggaran Belasan Miliar Disiapkan
Operasi Senyap Jelang Kupatan, Polisi Sita Belasan Balon Udara Liar di Tulungagung
Usulan CASN 2026 Tulungagung Dikebut, Tenaga Kesehatan Diproyeksi Dominan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 10:47 WIB

MBG SPPG Gema Tama Bolorejo Perkuat Posyandu, Warga Puas dengan Sajian Bergizi

Jumat, 3 April 2026 - 10:34 WIB

Menu MBG di Posyandu Bolorejo Disambut Antusias, Ibu Hamil hingga Balita Merasa Terbantu

Rabu, 1 April 2026 - 19:58 WIB

Kasus Suspek Campak Meningkat, Dinkes Tulungagung Lakukan Imunisasi Respons di Wilayah Terdampak

Senin, 30 Maret 2026 - 08:15 WIB

Bulog Salurkan Bantuan Pangan 2026 di Tulungagung, 142.579 Penerima Dapat 20 Kg Beras

Senin, 30 Maret 2026 - 08:01 WIB

Tulungagung Siap Jadi Panggung MTQ Jatim 2027, Anggaran Belasan Miliar Disiapkan

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:29 WIB

Operasi Senyap Jelang Kupatan, Polisi Sita Belasan Balon Udara Liar di Tulungagung

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:21 WIB

Usulan CASN 2026 Tulungagung Dikebut, Tenaga Kesehatan Diproyeksi Dominan

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:14 WIB

Evaluasi Ketat Program MBG di Tulungagung: 8 SPPG Dihentikan Sementara dari 116 Dapur, Standar Keamanan Jadi Sorotan

Berita Terbaru