34 SPPG Penyedia MBG di Trenggalek Belum Kantongi SLHS, Status Usaha Masih Diperdebatkan

- Pewarta

Selasa, 21 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trenggalek, Lumineerdaily – Sebanyak 34 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, hingga kini belum memiliki Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS), meski telah aktif menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ribuan pelajar.

Program nasional ini digadang-gadang mampu meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan siswa, namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek kini menyoroti aspek legalitas dan keamanan pangan para penyedia MBG tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Trenggalek, Edy Soepriyanto, mengatakan bahwa seluruh penjamah makanan di SPPG telah mengikuti pelatihan keamanan pangan. Meski begitu, hingga saat ini belum ada satu pun SPPG yang mengantongi SLHS.

“Belum semuanya (punya SLHS). Ini terus kami dorong karena menjadi salah satu syarat penting agar bisa beroperasi secara legal,” ujar Edy, Selasa (21/10/2025).

Edy menjelaskan, penerbitan SLHS bisa dilakukan oleh Pemkab Trenggalek maupun Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Namun, hingga kini masih ada perdebatan terkait kategori usaha SPPG yang menentukan kewenangan penerbitan sertifikat tersebut.

“Masih belum pasti, apakah SPPG masuk kategori usaha mikro kecil atau menengah ke atas. Kalau mikro, bupati yang berwenang mengeluarkan SLHS. Tapi kalau menengah ke atas, itu menjadi kewenangan provinsi,” terangnya.

Meski menghadapi kendala administratif, Pemkab Trenggalek menegaskan komitmennya untuk mendampingi seluruh SPPG dalam proses pengurusan SLHS maupun sertifikasi halal.

“Kami dorong mereka agar segera mendaftar SLHS melalui aplikasi Online Single Submission (OSS),” tambah Edy.

Lebih lanjut, Edy memastikan sejauh ini tidak ada keluhan signifikan dari pelaksanaan program MBG, termasuk terkait keamanan pangan.

“Alhamdulillah, sampai sekarang tidak ada keluhan berarti, apalagi sampai terjadi keracunan,” tegasnya.

Selain untuk memperbaiki gizi pelajar, Pemkab Trenggalek juga berharap program MBG mampu menggerakkan ekonomi lokal, dengan mendorong agar bahan baku yang digunakan berasal dari wilayah setempat.

“Kami sebisa mungkin mendampingi program strategis nasional ini agar benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Trenggalek,” pungkas Edy.

Berita Terkait

Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek, Fokus Kawal Anggaran dan Aspirasi Warga
Sapi Kurban Presiden Prabowo Tembus 1 Ton, Jadi Simbol Kepedulian untuk Warga Trenggalek
Jalan Ngares–Sengon Rusak Bertahun-Tahun, Warga Nilai Pemkab Lambat Bertindak
Warga Desak Perbaikan Jalan Ngares–Sengon, DPRD Trenggalek Janjikan Penanganan Bertahap
DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS
Pendapatan Pajak Penerangan Jalan Trenggalek Capai Rp20,8 Miliar, Warga Minta Penggunaan Dana Lebih Terbuka
Komisi II DPRD Trenggalek Cek Goa Lowo dan Pantai Prigi, Pedagang Keluhkan Pengunjung Menurun
Komisi IV DPRD Trenggalek Respons Aspirasi GMNI, Soroti Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Infrastruktur Pendidikan
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:53 WIB

Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek, Fokus Kawal Anggaran dan Aspirasi Warga

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:46 WIB

Sapi Kurban Presiden Prabowo Tembus 1 Ton, Jadi Simbol Kepedulian untuk Warga Trenggalek

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:34 WIB

Jalan Ngares–Sengon Rusak Bertahun-Tahun, Warga Nilai Pemkab Lambat Bertindak

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:08 WIB

Warga Desak Perbaikan Jalan Ngares–Sengon, DPRD Trenggalek Janjikan Penanganan Bertahap

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:30 WIB

Komisi II DPRD Trenggalek Cek Goa Lowo dan Pantai Prigi, Pedagang Keluhkan Pengunjung Menurun

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:59 WIB

Komisi IV DPRD Trenggalek Respons Aspirasi GMNI, Soroti Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Infrastruktur Pendidikan

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:40 WIB

Puluhan Sekolah di Trenggalek Belum Punya Kepala Definitif, Jabatan Masih Diisi Plt Berbulan-bulan

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB