TRENGGALEK, lumineerdaily.com – Komisi IV DPRD Trenggalek meminta Pemerintah Kabupaten Trenggalek segera merealisasikan pembangunan gedung rawat inap khusus kesehatan jiwa di RSUD dr. Soedomo. Menurut DPRD, proyek tersebut tidak perlu lagi ditunda karena persoalan lahan yang sebelumnya menjadi kendala telah diselesaikan.
Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek, Sukarodin, mengatakan keberadaan gedung baru sangat dibutuhkan agar pelayanan kesehatan jiwa di rumah sakit milik daerah itu dapat berjalan lebih optimal. Ia berharap pembangunan bisa mulai dianggarkan melalui Perubahan APBD 2026.
Menurutnya, pelayanan kesehatan jiwa tidak hanya membutuhkan tenaga medis dan peralatan yang memadai, tetapi juga ruang perawatan yang dirancang sesuai kebutuhan pasien.
Sukarodin menilai pembangunan fasilitas tersebut akan menjadi langkah penting dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan mental di Trenggalek. Ia juga mengusulkan agar seluruh layanan kesehatan jiwa, mulai dari poliklinik hingga ruang rawat inap, ditempatkan dalam satu kawasan sehingga pelayanan lebih efektif.
Sementara itu, Direktur RSUD dr. Soedomo Trenggalek, dr. Saeroni, menyampaikan rumah sakit telah siap mengembangkan layanan rawat inap jiwa. Kesiapan itu didukung oleh ketersediaan dokter spesialis, tenaga kesehatan, serta peralatan medis yang dibutuhkan.
Namun hingga kini, layanan tersebut belum dapat dikembangkan secara maksimal karena belum tersedia gedung perawatan yang representatif.
Saat ini ruang perawatan pasien gangguan jiwa masih memanfaatkan fasilitas yang ada dengan kapasitas terbatas. Selain jumlah tempat tidur yang belum mencukupi, lokasi ruang perawatan juga dinilai kurang mendukung proses pemulihan pasien karena berada di area yang berdekatan dengan layanan medis lainnya.
Menurut dr. Saeroni, pasien gangguan kejiwaan membutuhkan lingkungan yang lebih tenang agar proses terapi dan pemulihan dapat berlangsung lebih baik.
RSUD dr. Soedomo telah menyiapkan rencana pembangunan gedung rawat inap jiwa dengan kapasitas yang lebih besar dibanding fasilitas yang tersedia saat ini. Jika pembangunan terealisasi, rumah sakit berharap mampu memberikan pelayanan yang lebih layak sekaligus mengurangi keterbatasan kapasitas perawatan.
Komisi IV DPRD Trenggalek berharap pembangunan dapat segera dimulai sehingga masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan jiwa tidak lagi menghadapi keterbatasan fasilitas. Pemerintah daerah juga diminta menjadikan proyek tersebut sebagai salah satu prioritas dalam peningkatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Trenggalek.
(gun)















