Rusia Klaim Temukan Data Drone Ukraina yang Menargetkan Kediaman Putin

- Pewarta

Kamis, 1 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Moskow – Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan telah mengekstrak data penerbangan dari salah satu drone Ukraina yang ditembak jatuh pada akhir Desember 2025. Data tersebut, menurut otoritas Rusia, menunjukkan bahwa target akhir drone itu adalah salah satu fasilitas kediaman Presiden Rusia Vladimir Putin di wilayah Novgorod.

Dalam pernyataan resminya pada Kamis, Kementerian Pertahanan Rusia menyebut pemeriksaan teknis dilakukan terhadap unit navigasi pesawat nirawak (UAV) yang jatuh pada malam 29 Desember 2025. Dari hasil pemeriksaan tersebut, dinas intelijen Rusia mengklaim berhasil memperoleh berkas misi penerbangan yang tersimpan dalam sistem navigasi drone.

Para ahli berhasil mengekstrak berkas yang berisi rencana penerbangan dari unit navigasi UAV tersebut,” demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia.

Berdasarkan hasil dekripsi data, Rusia menyatakan bahwa salah satu fasilitas kediaman presiden Rusia di wilayah Novgorod ditetapkan sebagai tujuan akhir penerbangan drone tersebut.

Kementerian Pertahanan Rusia juga menyebutkan bahwa data hasil dekripsi itu akan diserahkan kepada pihak Amerika Serikat melalui saluran komunikasi yang telah ditetapkan.

Hasil dekripsi mengungkapkan bahwa target akhir serangan tersebut secara spesifik adalah kediaman presiden Rusia,” kata kementerian itu dalam pernyataan terpisah.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Ukraina maupun Amerika Serikat terkait klaim Rusia tersebut.

Konflik Rusia dan Ukraina terus berlangsung sejak 2022, dengan kedua pihak saling melaporkan serangan udara dan penggunaan drone di sejumlah wilayah. Perkembangan terbaru ini menambah daftar ketegangan yang masih menyelimuti hubungan Rusia dengan Ukraina serta negara-negara Barat.

Sumber: Sputnik

Berita Terkait

Trump Buka Peluang Akhiri Konflik dengan Iran, Tapi Ancam Serangan Dilanjutkan Jika Negosiasi Gagal
Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Sedikitnya 20 Orang, Gencatan Senjata Kian Rapuh
Pohon Kehidupan di Tengah Gurun Bahrain, Bertahan Hidup Lebih dari 400 Tahun Tanpa Sungai
AS Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, NATO Pelajari Dampaknya terhadap Keamanan Eropa
Israel Kembali Gempur Lebanon Selatan, Korban Terus Bertambah
Warga Palestina Tewas dalam Operasi Militer Israel di Tepi Barat, Ketegangan Kian Meningkat
Perang AS-Iran Masuk Hari ke-60, Trump Hadapi Tenggat Persetujuan Kongres
Kematian Ali Khamenei Ubah Arah Isu Nuklir Iran, Kekhawatiran Baru Muncul di Israel
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 02:01 WIB

Trump Buka Peluang Akhiri Konflik dengan Iran, Tapi Ancam Serangan Dilanjutkan Jika Negosiasi Gagal

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:41 WIB

Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Sedikitnya 20 Orang, Gencatan Senjata Kian Rapuh

Senin, 4 Mei 2026 - 21:27 WIB

Pohon Kehidupan di Tengah Gurun Bahrain, Bertahan Hidup Lebih dari 400 Tahun Tanpa Sungai

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:50 WIB

AS Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, NATO Pelajari Dampaknya terhadap Keamanan Eropa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:33 WIB

Israel Kembali Gempur Lebanon Selatan, Korban Terus Bertambah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:28 WIB

Warga Palestina Tewas dalam Operasi Militer Israel di Tepi Barat, Ketegangan Kian Meningkat

Rabu, 29 April 2026 - 11:44 WIB

Perang AS-Iran Masuk Hari ke-60, Trump Hadapi Tenggat Persetujuan Kongres

Rabu, 29 April 2026 - 11:03 WIB

Kematian Ali Khamenei Ubah Arah Isu Nuklir Iran, Kekhawatiran Baru Muncul di Israel

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB