Ramadhan Datang, Pemkab Trenggalek Pilih Pendekatan Dialog untuk Jaga Kondisi Daerah

- Pewarta

Sabtu, 21 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trenggalek – Menjelang Bulan Suci Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Trenggalek memilih jalur komunikasi terbuka ketimbang pendekatan represif. Dalam sebuah pertemuan lintas unsur di Gedung Bawarasa, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin duduk satu meja bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, tokoh agama, perwakilan perguruan silat, hingga organisasi kemasyarakatan.

Forum itu bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Dari diskusi yang berlangsung, terlihat ada kekhawatiran bersama terhadap potensi gesekan sosial yang kerap muncul saat Ramadhan—mulai dari aktivitas malam hari hingga tradisi yang melibatkan massa dalam jumlah besar.

Bupati yang akrab disapa Mas Ipin menekankan bahwa pemerintah daerah tidak sedang membatasi ekspresi budaya masyarakat. Namun ia menggarisbawahi satu hal: kebebasan harus berjalan seiring tanggung jawab. Menurutnya, menjaga ketertiban bukan hanya tugas aparat, melainkan kesadaran kolektif.

Isu balon udara dan petasan kembali mengemuka dalam forum tersebut. Beberapa tahun terakhir, dua hal itu kerap memicu persoalan, dari kebakaran hingga gangguan keselamatan penerbangan. Pemerintah daerah mengingatkan agar tradisi tetap dijalankan dengan memperhitungkan risiko.

Selain itu, kegiatan ronda sahur juga menjadi pembahasan. Aktivitas membangunkan warga untuk makan sahur dinilai positif sebagai bagian dari semangat kebersamaan. Namun penggunaan pengeras suara berlebihan dinilai bisa menimbulkan ketegangan baru di tengah masyarakat yang heterogen.

Dari sudut pandang pemerintah daerah, Ramadhan bukan hanya momentum ibadah, tetapi juga ujian kedewasaan sosial. Koordinasi antara aparat keamanan dan elemen masyarakat dipandang penting untuk mencegah potensi konflik sejak dini.

Langkah yang ditempuh Pemkab Trenggalek kali ini lebih menitikberatkan pada pencegahan dibanding penindakan. Pendekatan dialog dianggap lebih efektif meredam gesekan sebelum membesar.

Dengan pola komunikasi seperti ini, pemerintah daerah berharap suasana Ramadhan di Trenggalek berjalan aman tanpa harus diwarnai pembatasan berlebihan. Bagi sebagian kalangan, pilihan ini menjadi sinyal bahwa stabilitas daerah tidak cukup dijaga dengan aturan, tetapi juga dengan kesadaran bersama.

(gun)

Berita Terkait

Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek, Fokus Kawal Anggaran dan Aspirasi Warga
Sapi Kurban Presiden Prabowo Tembus 1 Ton, Jadi Simbol Kepedulian untuk Warga Trenggalek
Jalan Ngares–Sengon Rusak Bertahun-Tahun, Warga Nilai Pemkab Lambat Bertindak
Warga Desak Perbaikan Jalan Ngares–Sengon, DPRD Trenggalek Janjikan Penanganan Bertahap
DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS
Pendapatan Pajak Penerangan Jalan Trenggalek Capai Rp20,8 Miliar, Warga Minta Penggunaan Dana Lebih Terbuka
Komisi II DPRD Trenggalek Cek Goa Lowo dan Pantai Prigi, Pedagang Keluhkan Pengunjung Menurun
Komisi IV DPRD Trenggalek Respons Aspirasi GMNI, Soroti Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Infrastruktur Pendidikan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:53 WIB

Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek, Fokus Kawal Anggaran dan Aspirasi Warga

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:46 WIB

Sapi Kurban Presiden Prabowo Tembus 1 Ton, Jadi Simbol Kepedulian untuk Warga Trenggalek

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:34 WIB

Jalan Ngares–Sengon Rusak Bertahun-Tahun, Warga Nilai Pemkab Lambat Bertindak

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:08 WIB

Warga Desak Perbaikan Jalan Ngares–Sengon, DPRD Trenggalek Janjikan Penanganan Bertahap

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:30 WIB

Komisi II DPRD Trenggalek Cek Goa Lowo dan Pantai Prigi, Pedagang Keluhkan Pengunjung Menurun

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:59 WIB

Komisi IV DPRD Trenggalek Respons Aspirasi GMNI, Soroti Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Infrastruktur Pendidikan

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:40 WIB

Puluhan Sekolah di Trenggalek Belum Punya Kepala Definitif, Jabatan Masih Diisi Plt Berbulan-bulan

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB