TULUNGAGUNG – Keluhan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu taman kanak-kanak di Kabupaten Tulungagung ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah wali murid menyampaikan keberatan terhadap menu makanan yang diterima anak-anak mereka di sekolah.
Keluhan tersebut disebut berasal dari wali murid di TK Mardisunu yang berada di Desa Tanjungsari, Kecamatan Boyolangu. Dalam sejumlah unggahan yang beredar di media sosial, para orang tua siswa menyoroti menu MBG yang dinilai kurang bervariasi.
Beberapa wali murid menyebut dalam beberapa kesempatan anak-anak hanya mendapatkan makanan seperti tahu isi maupun bakwan sayur. Selain itu, ada juga keluhan terkait pembagian susu yang disebut tidak diterima dalam kurun waktu tertentu.
Percakapan para wali murid tersebut kemudian menyebar di media sosial dan memunculkan berbagai tanggapan dari warganet. Banyak yang berharap program MBG benar-benar dapat memberikan asupan gizi yang seimbang bagi anak-anak.
Salah satu wali murid dalam percakapan yang beredar menyebutkan bahwa para orang tua sebenarnya ingin menyampaikan masukan terkait menu makanan tersebut. Namun mereka mengaku belum mengetahui harus menyampaikan keluhan tersebut kepada pihak mana.
Pada pembagian terbaru yang diterima siswa, menu yang diberikan disebut lebih lengkap dibanding sebelumnya. Anak-anak dilaporkan mendapatkan susu kotak, buah serta roti.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri bertujuan untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, para wali murid berharap pelaksanaannya dapat terus dievaluasi agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh para siswa.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun pihak terkait mengenai keluhan yang ramai dibicarakan di media sosial tersebut.
(gwn/Wek).







