THR ASN Rp47,5 Miliar di Trenggalek Jadi Perbincangan Netizen, Infrastruktur Ikut Disorot

- Pewarta

Rabu, 18 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trenggalek – Pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Trenggalek tahun 2026 menjadi perbincangan luas di media sosial. Selain karena waktunya yang bertepatan menjelang Lebaran, besaran anggaran yang mencapai Rp47,5 miliar turut menarik perhatian publik.

Anggaran tersebut dialokasikan untuk sekitar 10.095 ASN, yang terdiri dari 5.080 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 5.015 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Proses pencairan dilakukan melalui mekanisme yang berlaku, dimulai dari pengajuan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga dana masuk ke rekening masing-masing penerima.

Di sisi lain, data anggaran daerah menunjukkan bahwa alokasi untuk pembangunan infrastruktur, termasuk perbaikan jalan, berada di kisaran Rp95 miliar. Perbandingan ini kemudian memicu berbagai reaksi di kalangan warganet.

Sejumlah netizen menyampaikan dukungan terhadap kebijakan pencairan THR tersebut. Mereka menilai THR merupakan hak ASN yang telah diatur dan wajar diberikan, terlebih untuk membantu kebutuhan menjelang hari raya. Selain itu, dana yang beredar dinilai dapat ikut menggerakkan ekonomi lokal.

Namun, tidak sedikit pula yang mengkritisi. Beberapa warganet menyoroti kondisi jalan di sejumlah wilayah yang dinilai masih membutuhkan perhatian. Mereka membandingkan besarnya anggaran THR yang mencapai setengah dari anggaran infrastruktur, sehingga memunculkan harapan agar pembangunan jalan juga bisa dipercepat.

Komentar pro dan kontra pun ramai mewarnai media sosial. Ada yang menilai kebijakan tersebut sudah sesuai aturan dan tidak bisa dihindari, sementara lainnya berharap pemerintah daerah dapat lebih menyeimbangkan prioritas antara belanja pegawai dan kebutuhan publik.

Perbincangan ini mencerminkan tingginya perhatian masyarakat terhadap penggunaan anggaran daerah. Di satu sisi, pemenuhan hak ASN tetap berjalan. Di sisi lain, kebutuhan infrastruktur seperti jalan yang layak juga terus menjadi harapan masyarakat, terutama menjelang meningkatnya mobilitas saat arus mudik Lebaran.

(gn).

Berita Terkait

Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek, Fokus Kawal Anggaran dan Aspirasi Warga
Sapi Kurban Presiden Prabowo Tembus 1 Ton, Jadi Simbol Kepedulian untuk Warga Trenggalek
Jalan Ngares–Sengon Rusak Bertahun-Tahun, Warga Nilai Pemkab Lambat Bertindak
Warga Desak Perbaikan Jalan Ngares–Sengon, DPRD Trenggalek Janjikan Penanganan Bertahap
DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS
Pendapatan Pajak Penerangan Jalan Trenggalek Capai Rp20,8 Miliar, Warga Minta Penggunaan Dana Lebih Terbuka
Komisi II DPRD Trenggalek Cek Goa Lowo dan Pantai Prigi, Pedagang Keluhkan Pengunjung Menurun
Komisi IV DPRD Trenggalek Respons Aspirasi GMNI, Soroti Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Infrastruktur Pendidikan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:53 WIB

Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek, Fokus Kawal Anggaran dan Aspirasi Warga

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:46 WIB

Sapi Kurban Presiden Prabowo Tembus 1 Ton, Jadi Simbol Kepedulian untuk Warga Trenggalek

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:34 WIB

Jalan Ngares–Sengon Rusak Bertahun-Tahun, Warga Nilai Pemkab Lambat Bertindak

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:08 WIB

Warga Desak Perbaikan Jalan Ngares–Sengon, DPRD Trenggalek Janjikan Penanganan Bertahap

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:30 WIB

Komisi II DPRD Trenggalek Cek Goa Lowo dan Pantai Prigi, Pedagang Keluhkan Pengunjung Menurun

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:59 WIB

Komisi IV DPRD Trenggalek Respons Aspirasi GMNI, Soroti Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Infrastruktur Pendidikan

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:40 WIB

Puluhan Sekolah di Trenggalek Belum Punya Kepala Definitif, Jabatan Masih Diisi Plt Berbulan-bulan

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB