PBB Soroti Eskalasi Timur Tengah, Konflik Dinilai Kian Tak Terkendali

- Pewarta

Kamis, 26 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lumineerdaily.com – Situasi keamanan di kawasan Timur Tengah kembali menjadi perhatian dunia internasional setelah eskalasi konflik dinilai semakin meluas dan sulit dikendalikan. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan langkah cepat untuk meredam ketegangan yang berpotensi berdampak global.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres, menyampaikan keprihatinan mendalam atas perkembangan terbaru konflik tersebut. Ia menilai dinamika yang terjadi saat ini telah melampaui batas kewajaran dan berisiko memperburuk stabilitas kawasan.

Dalam keterangannya di markas PBB, Guterres menegaskan pentingnya penghentian eskalasi melalui jalur diplomasi. Ia juga mendorong semua pihak untuk kembali menjunjung tinggi hukum internasional sebagai landasan utama penyelesaian konflik.

Ketegangan di kawasan meningkat setelah serangkaian serangan militer terjadi antara sejumlah negara yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam konflik tersebut. Aksi saling balas memicu kekhawatiran akan meluasnya dampak, termasuk terhadap warga sipil dan infrastruktur penting.

Selain aspek keamanan, situasi ini juga berdampak pada jalur distribusi energi global. Aktivitas di Selat Hormuz yang menjadi salah satu rute utama pengiriman minyak dunia dilaporkan terganggu. Kondisi ini berpotensi memicu tekanan terhadap pasokan energi dan stabilitas harga di pasar internasional.

PBB menyatakan telah melakukan komunikasi intensif dengan berbagai pihak guna mendorong terciptanya deeskalasi. Upaya ini diharapkan dapat membuka ruang dialog dan menghindari konflik yang lebih luas.

Komunitas internasional kini menaruh perhatian besar terhadap perkembangan di Timur Tengah, mengingat dampaknya tidak hanya dirasakan di kawasan, tetapi juga berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi dan keamanan global secara keseluruhan.

Sumber: Sputnik 

Berita Terkait

Trump Buka Peluang Akhiri Konflik dengan Iran, Tapi Ancam Serangan Dilanjutkan Jika Negosiasi Gagal
Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Sedikitnya 20 Orang, Gencatan Senjata Kian Rapuh
Pohon Kehidupan di Tengah Gurun Bahrain, Bertahan Hidup Lebih dari 400 Tahun Tanpa Sungai
AS Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, NATO Pelajari Dampaknya terhadap Keamanan Eropa
Israel Kembali Gempur Lebanon Selatan, Korban Terus Bertambah
Warga Palestina Tewas dalam Operasi Militer Israel di Tepi Barat, Ketegangan Kian Meningkat
Perang AS-Iran Masuk Hari ke-60, Trump Hadapi Tenggat Persetujuan Kongres
Kematian Ali Khamenei Ubah Arah Isu Nuklir Iran, Kekhawatiran Baru Muncul di Israel
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 02:01 WIB

Trump Buka Peluang Akhiri Konflik dengan Iran, Tapi Ancam Serangan Dilanjutkan Jika Negosiasi Gagal

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:41 WIB

Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Sedikitnya 20 Orang, Gencatan Senjata Kian Rapuh

Senin, 4 Mei 2026 - 21:27 WIB

Pohon Kehidupan di Tengah Gurun Bahrain, Bertahan Hidup Lebih dari 400 Tahun Tanpa Sungai

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:50 WIB

AS Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, NATO Pelajari Dampaknya terhadap Keamanan Eropa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:33 WIB

Israel Kembali Gempur Lebanon Selatan, Korban Terus Bertambah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:28 WIB

Warga Palestina Tewas dalam Operasi Militer Israel di Tepi Barat, Ketegangan Kian Meningkat

Rabu, 29 April 2026 - 11:44 WIB

Perang AS-Iran Masuk Hari ke-60, Trump Hadapi Tenggat Persetujuan Kongres

Rabu, 29 April 2026 - 11:03 WIB

Kematian Ali Khamenei Ubah Arah Isu Nuklir Iran, Kekhawatiran Baru Muncul di Israel

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB