Uji Rudal Iran Bikin Dunia Waspada, Jangkauan Meluas hingga 4.000 Km

- Pewarta

Kamis, 26 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Uji coba rudal balistik yang dilakukan Iran kembali memicu perhatian internasional. Negara tersebut dilaporkan menguji kemampuan rudal jarak jauh hingga sekitar 4.000 kilometer, sebuah angka yang dinilai melampaui batas jangkauan yang selama ini diungkap ke publik.

Aksi tersebut dikaitkan dengan peluncuran rudal ke arah fasilitas militer gabungan milik Amerika Serikat dan Inggris di wilayah Diego Garcia. Jarak antara wilayah Iran dan lokasi tersebut hampir mencapai 4.000 kilometer, menjadikannya salah satu uji jangkauan terjauh yang pernah dilakukan.

Sejumlah analis menilai peningkatan ini tidak serta-merta berasal dari teknologi baru. Kemungkinan besar, pengembangan dilakukan dengan memodifikasi sistem rudal yang sudah ada, termasuk penyesuaian beban muatan agar mampu menempuh jarak lebih jauh.

Secara teknis, rudal balistik bekerja dengan sistem peluncuran roket yang membawa muatan ke lintasan tinggi sebelum kembali ke atmosfer dan mengarah ke target. Dalam klasifikasi militer, jangkauan di atas 3.000 kilometer sudah masuk kategori strategis karena mampu menjangkau lintas kawasan.

Meski demikian, efektivitas uji coba tersebut masih menjadi perdebatan. Laporan awal menyebutkan bahwa tidak seluruh rudal berhasil mencapai sasaran dengan optimal. Sebagian mengalami gangguan di tengah perjalanan, sementara lainnya berhasil diantisipasi oleh sistem pertahanan udara.

Pengamat pertahanan menilai bahwa tantangan utama bukan hanya pada jarak tempuh, melainkan juga akurasi dan keandalan sistem. Tanpa presisi yang tinggi, kemampuan menjangkau jarak jauh dinilai belum cukup untuk memberikan dampak signifikan dalam konteks militer.

Selain itu, pengembangan rudal jarak jauh juga menghadapi berbagai tantangan teknis, mulai dari stabilitas saat peluncuran, navigasi di lintasan panjang, hingga ketahanan terhadap panas ekstrem saat memasuki kembali atmosfer.

Di sisi lain, uji coba ini juga dibaca sebagai sinyal geopolitik. Iran dinilai ingin menunjukkan kapasitas strategisnya di tengah dinamika global yang terus berkembang. Demonstrasi kemampuan tersebut dinilai memiliki dampak psikologis dan diplomatik yang cukup kuat, terutama bagi negara-negara Barat.

Meski jangkauan rudal kini disebut meningkat, sejumlah pihak menilai bahwa faktor akurasi, daya hancur, dan kesiapan operasional tetap menjadi penentu utama dalam menilai kekuatan militer secara keseluruhan.

(yon)

Berita Terkait

Trump Buka Peluang Akhiri Konflik dengan Iran, Tapi Ancam Serangan Dilanjutkan Jika Negosiasi Gagal
Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Sedikitnya 20 Orang, Gencatan Senjata Kian Rapuh
Pohon Kehidupan di Tengah Gurun Bahrain, Bertahan Hidup Lebih dari 400 Tahun Tanpa Sungai
AS Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, NATO Pelajari Dampaknya terhadap Keamanan Eropa
Israel Kembali Gempur Lebanon Selatan, Korban Terus Bertambah
Warga Palestina Tewas dalam Operasi Militer Israel di Tepi Barat, Ketegangan Kian Meningkat
Perang AS-Iran Masuk Hari ke-60, Trump Hadapi Tenggat Persetujuan Kongres
Kematian Ali Khamenei Ubah Arah Isu Nuklir Iran, Kekhawatiran Baru Muncul di Israel
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 02:01 WIB

Trump Buka Peluang Akhiri Konflik dengan Iran, Tapi Ancam Serangan Dilanjutkan Jika Negosiasi Gagal

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:41 WIB

Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Sedikitnya 20 Orang, Gencatan Senjata Kian Rapuh

Senin, 4 Mei 2026 - 21:27 WIB

Pohon Kehidupan di Tengah Gurun Bahrain, Bertahan Hidup Lebih dari 400 Tahun Tanpa Sungai

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:50 WIB

AS Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, NATO Pelajari Dampaknya terhadap Keamanan Eropa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:33 WIB

Israel Kembali Gempur Lebanon Selatan, Korban Terus Bertambah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:28 WIB

Warga Palestina Tewas dalam Operasi Militer Israel di Tepi Barat, Ketegangan Kian Meningkat

Rabu, 29 April 2026 - 11:44 WIB

Perang AS-Iran Masuk Hari ke-60, Trump Hadapi Tenggat Persetujuan Kongres

Rabu, 29 April 2026 - 11:03 WIB

Kematian Ali Khamenei Ubah Arah Isu Nuklir Iran, Kekhawatiran Baru Muncul di Israel

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB