Bareskrim Sikat Gudang Bawang Ilegal di Pontianak, Puluhan Ton Disita

- Pewarta

Jumat, 17 April 2026 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lumineerdaily.com, Jakarta – Aparat kepolisian kembali mengungkap praktik penyelundupan barang impor ilegal. Kali ini, tim dari Bareskrim Polri menemukan puluhan ton bawang impor tanpa dokumen resmi dalam operasi penindakan di Pontianak, Jumat (17/04/2026).

Operasi dilakukan oleh Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus yang bergerak sejak pagi hari. Petugas menyasar dua lokasi berbeda di kawasan Pontianak Selatan yang diduga menjadi tempat penyimpanan sekaligus distribusi barang ilegal.

Di lokasi pertama, sebuah gudang di Jalan Budi Karya digeledah. Petugas menemukan tumpukan bawang putih dan bawang bombai dalam karung besar yang disusun rapi di rak penyimpanan. Tak lama berselang, penggeledahan dilanjutkan ke lokasi kedua di kawasan kompleks pertokoan di wilayah yang sama.

Dari dua titik tersebut, aparat menyita puluhan ton bawang impor yang diduga masuk tanpa melalui prosedur resmi. Seluruh barang langsung diamankan sebagai barang bukti, sementara lokasi dipasangi garis polisi.

Penyidik menduga bawang-bawang tersebut berasal dari luar negeri dan masuk melalui jalur tidak resmi untuk menghindari bea masuk serta pengawasan karantina.

Kasus ini bukan yang pertama dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya, aparat juga mengungkap penyelundupan barang elektronik dalam jumlah besar di wilayah Jakarta. Dalam operasi yang dilakukan Rabu (15/04/2026), petugas menggeledah sejumlah gudang dan ruko di Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

Dari penggeledahan itu, ribuan unit telepon genggam impor ilegal berhasil diamankan. Barang-barang tersebut diduga masuk tanpa dokumen resmi dan siap diedarkan ke pasar dalam negeri.

Rangkaian pengungkapan ini disebut sebagai bagian dari langkah tegas aparat dalam menekan praktik penyelundupan yang merugikan negara.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah memberi peringatan keras kepada aparat penegak hukum untuk tidak memberi ruang bagi praktik ilegal tersebut.

Ia meminta seluruh institusi terkait, termasuk kepolisian dan aparat lainnya, menggunakan kewenangan secara maksimal untuk menutup celah penyelundupan yang masih terjadi.

“Penyelundupan ini merugikan negara dan harus dihentikan,” tegasnya dalam sebuah pengarahan di Jakarta.

Pengungkapan di Pontianak memperlihatkan bahwa jalur distribusi barang ilegal masih aktif dan terorganisir. Aparat kini mendalami siapa pihak yang berada di balik penyimpanan dan distribusi bawang tersebut.

Selain potensi kerugian negara dari sisi pajak dan bea masuk, peredaran barang ilegal juga dinilai berdampak pada harga pasar dan merugikan pelaku usaha yang mengikuti aturan.

Saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan untuk menelusuri jaringan yang terlibat. Tidak menutup kemungkinan akan ada penetapan tersangka dalam waktu dekat.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa pengawasan terhadap arus barang impor masih menjadi pekerjaan besar. Di tengah upaya penegakan hukum, aparat dituntut bergerak cepat agar praktik serupa tidak terus berulang di berbagai daerah.

(yon)

Berita Terkait

Baru Menjabat, Ketua Ombudsman RI Langsung Ditahan Kejagung dalam Kasus Suap Nikel
Rotasi Besar Kejaksaan 2026: 65 Kajari Diganti, Ini Daftar Lengkap dan Posisinya
Dugaan Aliran Dana ke Forkopimda Diselidiki, Kasus Bupati Tulungagung Masuk Babak Baru
Sepatu Mewah dan Uang Miliaran Terbongkar, Bupati Tulungagung dan Ajudan Jadi Tersangka
Aliran Dana Miliaran Terungkap, Bupati Tulungagung dan Ajudan Ditetapkan Tersangka
Belasan Pejabat Tulungagung Dibawa ke Jakarta, Rangkaian Pemeriksaan OTT Meluas”
Gerak Senyap Terbongkar! Diduga Tim KPK Masuk Tulungagung Sejak Senin
OTT Guncang Tulungagung! Bupati dan Belasan Pejabat Jalani Pemeriksaan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:23 WIB

Bareskrim Sikat Gudang Bawang Ilegal di Pontianak, Puluhan Ton Disita

Kamis, 16 April 2026 - 09:54 WIB

Baru Menjabat, Ketua Ombudsman RI Langsung Ditahan Kejagung dalam Kasus Suap Nikel

Selasa, 14 April 2026 - 12:05 WIB

Rotasi Besar Kejaksaan 2026: 65 Kajari Diganti, Ini Daftar Lengkap dan Posisinya

Minggu, 12 April 2026 - 15:25 WIB

Dugaan Aliran Dana ke Forkopimda Diselidiki, Kasus Bupati Tulungagung Masuk Babak Baru

Sabtu, 11 April 2026 - 18:24 WIB

Sepatu Mewah dan Uang Miliaran Terbongkar, Bupati Tulungagung dan Ajudan Jadi Tersangka

Sabtu, 11 April 2026 - 18:08 WIB

Aliran Dana Miliaran Terungkap, Bupati Tulungagung dan Ajudan Ditetapkan Tersangka

Sabtu, 11 April 2026 - 11:58 WIB

Belasan Pejabat Tulungagung Dibawa ke Jakarta, Rangkaian Pemeriksaan OTT Meluas”

Sabtu, 11 April 2026 - 11:47 WIB

Gerak Senyap Terbongkar! Diduga Tim KPK Masuk Tulungagung Sejak Senin

Berita Terbaru

Ekonomi

TNI–Polri & Wartawan Dapat Rumah Subsidi

Minggu, 19 Apr 2026 - 22:08 WIB

Otomotif

Honda CB125R 2026 Meluncur di Jepang, Motor Kecil Rasa Big Bike

Minggu, 19 Apr 2026 - 20:12 WIB