20 WNI Berhasil Kabur dari Kompleks Judi Online di Myanmar, KBRI Lakukan Verifikasi di Thailand

- Pewarta

Kamis, 23 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Lumineerdaily – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon melaporkan bahwa sebanyak 20 warga negara Indonesia (WNI) berhasil melarikan diri dari lokasi judi online di Kompleks KK Park, wilayah Myawaddy, Negara Bagian Kayin, Myanmar.

“Hingga Rabu malam, KBRI Yangon telah menerima konfirmasi dari KBRI Bangkok bahwa otoritas Thailand melaporkan sekitar 20 WNI telah berhasil menyeberang ke wilayah Thailand melalui Sungai Moei,” demikian pernyataan resmi KBRI Yangon yang diterima di Jakarta, Kamis (23/10).

Kompleks KK Park dikenal sebagai kawasan yang dikelola kelompok Border Guard Force (BGF) dan kerap disebut sebagai pusat aktivitas penipuan daring (online scam) dan judi online lintas negara. Aksi pelarian massal lebih dari 300 pekerja asing, termasuk sekitar 75 WNI, terjadi pada Rabu (22/10) setelah militer Myanmar (Tatmadaw) dikabarkan bersiap melakukan operasi penggerebekan di kawasan tersebut.

Menurut laporan lapangan, situasi di area KK Park masih tegang. Sejumlah WNI disebut masih tertahan di dalam kompleks, sementara lainnya telah keluar dan mencari tempat aman di sekitar Myawaddy–Shwe Kokko.

KBRI Yangon menyebut bahwa data identitas serta kondisi fisik dari 20 WNI yang telah menyeberang ke Thailand kini tengah diverifikasi bersama otoritas setempat di Mae Sot, Thailand.

Pihak KBRI juga menegaskan terus melakukan koordinasi intensif dengan KBRI Bangkok dan otoritas Myanmar untuk memastikan keselamatan seluruh WNI, termasuk membuka jalur kemanusiaan yang aman bagi proses evakuasi selanjutnya.

Sebagai langkah antisipatif, KBRI kembali mengimbau seluruh warga negara Indonesia agar tidak mudah tergiur tawaran kerja di luar negeri tanpa kejelasan legalitas, terutama di wilayah konflik dan kawasan rawan kejahatan siber serta perdagangan manusia seperti Myawaddy dan Shwe Kokko.

Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal upaya perlindungan dan pemulangan WNI dari wilayah tersebut melalui koordinasi lintas lembaga dan negara.

Berita Terkait

Trump Buka Peluang Akhiri Konflik dengan Iran, Tapi Ancam Serangan Dilanjutkan Jika Negosiasi Gagal
Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Sedikitnya 20 Orang, Gencatan Senjata Kian Rapuh
Pohon Kehidupan di Tengah Gurun Bahrain, Bertahan Hidup Lebih dari 400 Tahun Tanpa Sungai
AS Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, NATO Pelajari Dampaknya terhadap Keamanan Eropa
Israel Kembali Gempur Lebanon Selatan, Korban Terus Bertambah
Warga Palestina Tewas dalam Operasi Militer Israel di Tepi Barat, Ketegangan Kian Meningkat
Perang AS-Iran Masuk Hari ke-60, Trump Hadapi Tenggat Persetujuan Kongres
Kematian Ali Khamenei Ubah Arah Isu Nuklir Iran, Kekhawatiran Baru Muncul di Israel
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 02:01 WIB

Trump Buka Peluang Akhiri Konflik dengan Iran, Tapi Ancam Serangan Dilanjutkan Jika Negosiasi Gagal

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:41 WIB

Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Sedikitnya 20 Orang, Gencatan Senjata Kian Rapuh

Senin, 4 Mei 2026 - 21:27 WIB

Pohon Kehidupan di Tengah Gurun Bahrain, Bertahan Hidup Lebih dari 400 Tahun Tanpa Sungai

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:50 WIB

AS Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, NATO Pelajari Dampaknya terhadap Keamanan Eropa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:33 WIB

Israel Kembali Gempur Lebanon Selatan, Korban Terus Bertambah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:28 WIB

Warga Palestina Tewas dalam Operasi Militer Israel di Tepi Barat, Ketegangan Kian Meningkat

Rabu, 29 April 2026 - 11:44 WIB

Perang AS-Iran Masuk Hari ke-60, Trump Hadapi Tenggat Persetujuan Kongres

Rabu, 29 April 2026 - 11:03 WIB

Kematian Ali Khamenei Ubah Arah Isu Nuklir Iran, Kekhawatiran Baru Muncul di Israel

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB