Layanan Kesehatan Jiwa di RSUD Soedomo Trenggalek Dinilai Belum Ideal, DPRD Desak Gedung Khusus Segera Dibangun

- Pewarta

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: RSUD dr Soedomo Trenggalek

Foto: RSUD dr Soedomo Trenggalek

TRENGGALEK, lumineerdaily.com – Komisi IV DPRD Trenggalek mendorong percepatan pembangunan gedung khusus layanan kesehatan jiwa di RSUD dr Soedomo. Dorongan tersebut muncul setelah DPRD menilai fasilitas dan sistem layanan kesehatan mental di rumah sakit milik pemerintah daerah itu masih belum berjalan optimal.

Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek, Sukarodin, mengatakan pelayanan kesehatan jiwa saat ini masih berada dalam satu kompleks dengan layanan pasien umum. Kondisi tersebut dinilai kurang efektif dari sisi penanganan, kenyamanan pasien, hingga tata kelola rumah sakit.

“Pelayanan jiwa saat ini masih berada dalam satu gedung dengan layanan lain. Kondisi ini tentu belum ideal untuk pelayanan kesehatan yang membutuhkan penanganan khusus,” ujarnya.

Menurut dia, pasien dengan gangguan kesehatan jiwa membutuhkan pendekatan, ruang pelayanan, serta fasilitas yang berbeda dibanding pasien umum. Karena itu, keberadaan layanan yang masih bercampur dinilai belum mampu menjawab kebutuhan pelayanan secara menyeluruh.

Selain aspek pelayanan, kondisi tersebut juga dinilai berpotensi memengaruhi kenyamanan pasien umum maupun keluarga yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

DPRD menilai pemisahan layanan menjadi kebutuhan mendesak, bukan hanya untuk alasan teknis rumah sakit, tetapi juga bagian dari penguatan layanan kesehatan mental yang selama ini belum banyak mendapat perhatian.

Komisi IV meminta pembangunan gedung khusus layanan kesehatan jiwa segera direalisasikan pada tahun anggaran 2026.

Rencana pembangunan disebut akan diarahkan di lahan kosong sebelah selatan PMI sebagai lokasi pengembangan fasilitas baru.

“Tahun ini harus mulai ada progres. Mulai dari rawat jalan sampai rawat inap sebaiknya berada dalam satu kawasan layanan yang memang dikhususkan,” kata Sukarodin.

Selain persoalan infrastruktur, DPRD juga menyoroti keterbatasan tenaga dokter spesialis di RSUD dr Soedomo.

Menurut Komisi IV, jumlah dokter spesialis yang tersedia saat ini masih belum mencukupi untuk mendukung optimalisasi beberapa layanan, termasuk rawat jalan eksekutif.

Kondisi tersebut berdampak pada keterbatasan pelayanan dan membuat sejumlah fasilitas belum bisa dimanfaatkan maksimal.

“SDM juga menjadi persoalan penting. Penambahan tenaga dokter spesialis perlu segera dipenuhi agar pelayanan bisa berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Tak hanya itu, DPRD juga meminta evaluasi terhadap sejumlah fasilitas rumah sakit lain yang dinilai perlu penataan ulang agar lebih representatif sebagai rumah sakit rujukan daerah.

Dorongan pembangunan gedung khusus kesehatan jiwa ini dinilai menjadi langkah penting di tengah meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan mental di masyarakat.

Selama ini, isu kesehatan jiwa kerap belum mendapat prioritas setara dengan layanan kesehatan fisik. Padahal, akses layanan yang memadai menjadi bagian penting dalam sistem kesehatan daerah.

DPRD menegaskan setiap program yang telah dianggarkan dalam APBD harus segera direalisasikan agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat.

“Anggaran yang sudah tersedia harus diwujudkan dalam program yang benar-benar berdampak pada kualitas pelayanan publik,” pungkasnya.

(gun)

Berita Terkait

Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek, Fokus Kawal Anggaran dan Aspirasi Warga
Sapi Kurban Presiden Prabowo Tembus 1 Ton, Jadi Simbol Kepedulian untuk Warga Trenggalek
Jalan Ngares–Sengon Rusak Bertahun-Tahun, Warga Nilai Pemkab Lambat Bertindak
Warga Desak Perbaikan Jalan Ngares–Sengon, DPRD Trenggalek Janjikan Penanganan Bertahap
DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS
Pendapatan Pajak Penerangan Jalan Trenggalek Capai Rp20,8 Miliar, Warga Minta Penggunaan Dana Lebih Terbuka
Komisi II DPRD Trenggalek Cek Goa Lowo dan Pantai Prigi, Pedagang Keluhkan Pengunjung Menurun
Komisi IV DPRD Trenggalek Respons Aspirasi GMNI, Soroti Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Infrastruktur Pendidikan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:53 WIB

Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek, Fokus Kawal Anggaran dan Aspirasi Warga

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:46 WIB

Sapi Kurban Presiden Prabowo Tembus 1 Ton, Jadi Simbol Kepedulian untuk Warga Trenggalek

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:34 WIB

Jalan Ngares–Sengon Rusak Bertahun-Tahun, Warga Nilai Pemkab Lambat Bertindak

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:08 WIB

Warga Desak Perbaikan Jalan Ngares–Sengon, DPRD Trenggalek Janjikan Penanganan Bertahap

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:30 WIB

Komisi II DPRD Trenggalek Cek Goa Lowo dan Pantai Prigi, Pedagang Keluhkan Pengunjung Menurun

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:59 WIB

Komisi IV DPRD Trenggalek Respons Aspirasi GMNI, Soroti Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Infrastruktur Pendidikan

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:40 WIB

Puluhan Sekolah di Trenggalek Belum Punya Kepala Definitif, Jabatan Masih Diisi Plt Berbulan-bulan

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB