TRENGGALEK, lumineerdaily.com – SMKN 2 Trenggalek resmi melepas 675 siswa kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026 setelah seluruh peserta didik dinyatakan lulus. Momen kelulusan tersebut menjadi penanda berakhirnya masa belajar sekaligus awal perjalanan baru bagi ratusan lulusan untuk memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan, maupun merintis usaha mandiri.
Prosesi pelepasan digelar secara sederhana di lingkungan sekolah pada Jumat (8/5/2026), namun tetap berlangsung hangat dan penuh makna. Para siswa, guru, wali kelas, hingga tenaga kependidikan mengikuti rangkaian kegiatan dengan suasana haru.
Salah satu agenda yang paling dinanti yakni sesi foto bersama antarkelas dan bersama guru. Momen ini menjadi simbol berakhirnya perjalanan tiga tahun di bangku sekolah menengah kejuruan sekaligus kenangan terakhir sebelum para siswa menempuh jalur masing-masing.
Kepala SMKN 2 Trenggalek, Drs. Masrur Hanafi, M.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dengan baik. Menurutnya, kelulusan bukan garis akhir, melainkan pintu masuk menuju tantangan yang lebih besar.
“Selamat dan sukses kepada seluruh siswa kelas XII. Kelulusan ini merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, dukungan orang tua, serta pendampingan para guru selama proses pendidikan berlangsung,” ujarnya.
Ia menegaskan, lulusan SMKN 2 Trenggalek telah dibekali kompetensi sesuai bidang keahlian masing-masing. Bekal tersebut diharapkan menjadi modal utama saat memasuki dunia industri maupun pendidikan tinggi.
“Jadikan kelulusan ini sebagai langkah awal untuk meraih masa depan yang lebih luas. Tetap jaga nama baik sekolah, terus belajar, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” tambahnya.
Sebagai sekolah vokasi, SMKN 2 Trenggalek selama ini fokus pada penguatan kompetensi siswa melalui pembelajaran berbasis praktik, magang industri, hingga pengembangan soft skill. Pendekatan tersebut dirancang agar lulusan tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga kesiapan mental dan karakter kerja.
Sejumlah siswa diketahui telah mempersiapkan langkah lanjutan usai kelulusan. Sebagian memilih masuk dunia kerja melalui jalur rekrutmen industri, sementara lainnya melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri maupun swasta. Ada pula yang mulai merancang usaha mandiri sesuai bidang keterampilan yang dipelajari selama sekolah.
Dalam beberapa tahun terakhir, SMKN 2 Trenggalek juga terus memperluas kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Kerja sama ini mencakup program praktik kerja lapangan, sinkronisasi kurikulum, hingga peluang penyerapan tenaga kerja bagi lulusan.
Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam menyiapkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang.
Kelulusan 675 siswa tahun ini sekaligus menjadi cerminan keberhasilan sekolah dalam menjaga kualitas pendidikan vokasi di Kabupaten Trenggalek. Di tengah dinamika dunia kerja yang semakin kompetitif, lulusan SMK dituntut tak hanya siap bekerja, tetapi juga adaptif terhadap perubahan teknologi dan kebutuhan industri.
Dengan bekal kompetensi dan pengalaman yang telah diperoleh selama tiga tahun, para lulusan SMKN 2 Trenggalek diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang mandiri, profesional, serta berdaya saing.
Meski perpisahan berlangsung sederhana, suasana emosional tetap terasa. Banyak siswa memanfaatkan momen terakhir di sekolah untuk berfoto, berbincang, dan mengabadikan kebersamaan dengan teman maupun guru.
Bagi 675 lulusan tersebut, hari kelulusan bukan sekadar penutup perjalanan sekolah, melainkan titik awal untuk menata masa depan dengan langkah yang lebih pasti.
(gun).













