Komisi II DPRD Trenggalek Cek Goa Lowo dan Pantai Prigi, Pedagang Keluhkan Pengunjung Menurun

- Pewarta

Rabu, 20 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi II DPRD Trenggalek meninjau kawasan Goa Lowo dan Pantai Prigi di Kecamatan Watulimo untuk melihat kondisi lapangan jelang rencana pembangunan sektor wisata. Dalam kunjungan tersebut, pedagang mengeluhkan jumlah pengunjung yang terus menurun dan berdampak pada pendapatan usaha mereka. Selasa (19/5/2026).

Komisi II DPRD Trenggalek meninjau kawasan Goa Lowo dan Pantai Prigi di Kecamatan Watulimo untuk melihat kondisi lapangan jelang rencana pembangunan sektor wisata. Dalam kunjungan tersebut, pedagang mengeluhkan jumlah pengunjung yang terus menurun dan berdampak pada pendapatan usaha mereka. Selasa (19/5/2026).

Trenggalek, lumineerdaily.com – Komisi II DPRD Trenggalek mendatangi kawasan wisata Goa Lowo dan Pantai Prigi di Kecamatan Watulimo, Selasa (19/5/2026), untuk melihat kondisi lapangan sebelum rencana pembangunan wisata dijalankan dengan dukungan anggaran melalui skema pinjaman daerah.

Kunjungan dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPRD Trenggalek, Murkam, bersama anggota komisi dan didampingi Plt Kepala Dinas Pariwisata Trenggalek, Tony Widianto.

Di lokasi, rombongan tidak hanya meninjau area yang masuk rencana pembangunan, tetapi juga berdialog dengan pedagang dan pelaku usaha di sekitar objek wisata.

Sejumlah pedagang menyampaikan kondisi usaha yang tidak seramai beberapa tahun lalu karena jumlah wisatawan menurun.

Dampaknya dirasakan langsung oleh pedagang makanan, pemilik kios oleh-oleh, hingga usaha kecil lain yang bergantung pada aktivitas wisata.

“Banyak yang mengeluhkan pengunjung semakin berkurang. Kalau wisata sepi, otomatis pendapatan pedagang ikut turun,” kata Murkam.

Di Goa Lowo, DPRD mengecek beberapa titik yang akan masuk program pembenahan, mulai fasilitas umum hingga pembangunan talud di area tertentu.

Beberapa bagian kawasan dinilai perlu diperbaiki karena kondisinya mulai menurun dan kurang mendukung kenyamanan pengunjung.

Setelah itu, rombongan melanjutkan kunjungan ke Pantai Prigi.

Salah satu lokasi yang ikut dicek adalah area Prigi 360, termasuk panggung terbuka yang mulai mengalami kerusakan.

Selain itu, akses jalan lingkungan, drainase, dan deretan ruko wisata juga menjadi bagian dari peninjauan.

Murkam mengatakan anggaran besar yang nantinya digunakan untuk pengembangan wisata harus memberi hasil yang bisa dirasakan masyarakat.

Baginya, pembangunan tidak cukup berhenti pada perbaikan fisik, tetapi harus berdampak pada ramainya kembali kawasan wisata.

“Harapannya wisata bisa hidup lagi, pengunjung datang, dan perputaran ekonomi di sekitar lokasi ikut bergerak,” ujarnya.

Ia juga meminta pemerintah daerah menyiapkan pengelolaan wisata yang lebih terarah.

Menurut dia, kawasan wisata membutuhkan program yang berkelanjutan agar tidak hanya ramai sesaat setelah pembangunan selesai.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Trenggalek, Tony Widianto, mengatakan masukan dari DPRD dan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan program pengembangan kawasan wisata.

Goa Lowo dan Pantai Prigi masih menjadi dua tujuan wisata utama di Trenggalek dan dinilai memiliki potensi besar jika dikelola lebih baik.

Pemerintah daerah menargetkan pembenahan kawasan wisata ini dapat menarik kembali wisatawan sekaligus membantu memulihkan pendapatan warga yang selama ini menggantungkan usaha di sektor pariwisata. (gun)

Berita Terkait

Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek, Fokus Kawal Anggaran dan Aspirasi Warga
Sapi Kurban Presiden Prabowo Tembus 1 Ton, Jadi Simbol Kepedulian untuk Warga Trenggalek
Jalan Ngares–Sengon Rusak Bertahun-Tahun, Warga Nilai Pemkab Lambat Bertindak
Warga Desak Perbaikan Jalan Ngares–Sengon, DPRD Trenggalek Janjikan Penanganan Bertahap
DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS
Pendapatan Pajak Penerangan Jalan Trenggalek Capai Rp20,8 Miliar, Warga Minta Penggunaan Dana Lebih Terbuka
Komisi IV DPRD Trenggalek Respons Aspirasi GMNI, Soroti Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Infrastruktur Pendidikan
Puluhan Sekolah di Trenggalek Belum Punya Kepala Definitif, Jabatan Masih Diisi Plt Berbulan-bulan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:53 WIB

Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek, Fokus Kawal Anggaran dan Aspirasi Warga

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:46 WIB

Sapi Kurban Presiden Prabowo Tembus 1 Ton, Jadi Simbol Kepedulian untuk Warga Trenggalek

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:34 WIB

Jalan Ngares–Sengon Rusak Bertahun-Tahun, Warga Nilai Pemkab Lambat Bertindak

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:08 WIB

Warga Desak Perbaikan Jalan Ngares–Sengon, DPRD Trenggalek Janjikan Penanganan Bertahap

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:30 WIB

Komisi II DPRD Trenggalek Cek Goa Lowo dan Pantai Prigi, Pedagang Keluhkan Pengunjung Menurun

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:59 WIB

Komisi IV DPRD Trenggalek Respons Aspirasi GMNI, Soroti Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Infrastruktur Pendidikan

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:40 WIB

Puluhan Sekolah di Trenggalek Belum Punya Kepala Definitif, Jabatan Masih Diisi Plt Berbulan-bulan

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB