TULUNGAGUNG, Lumineerdaily – Kepolisian Resor (Polres) Tulungagung, Jawa Timur, melakukan rotasi jabatan terhadap lima Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) di bawah jajarannya pada Jumat (24 Oktober 2025). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi penyegaran kepemimpinan dan penguatan stabilitas keamanan wilayah.
Dari lima posisi yang mengalami rotasi, dua di antaranya berada di daerah yang dikenal memiliki kerawanan konflik antarperguruan pencak silat, yaitu Kecamatan Pakel dan Kecamatan Bandung. Kedua wilayah tersebut kerap menjadi perhatian khusus aparat keamanan karena dinamika sosial masyarakatnya yang tinggi.
Berdasarkan keputusan mutasi tersebut, AKP Anwari, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Bandung, kini resmi memimpin Polsek Pakel. Sementara itu, AKP Retno Pujiarsih, Kapolsek Pakel sebelumnya, mendapat tugas baru sebagai Kapolsek Boyolangu.
Perubahan juga terjadi di Polsek Boyolangu, di mana AKP Tarmadi yang sebelumnya menjabat di sana kini menempati posisi baru sebagai Kapolsek Pucanglaban. Posisi PS Kapolsek Pucanglaban yang sebelumnya dipegang Iptu Bambang Kurniawan, kini beralih menjadi PS Kapolsek Kalidawir.
Sementara AKP Sudariyanto, Kapolsek Kalidawir yang lama, kini dipercaya menduduki jabatan baru sebagai Kasubbagbinops Bagops Polres Tulungagung. Di sisi lain, Kapolsek Bandung kini dijabat oleh AKP Sumaji, yang sebelumnya bertugas sebagai Kapolsek Kedungwaru. Adapun posisi Kapolsek Kedungwaru diisi oleh AKP Karnoto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasiwas Polres Tulungagung.
Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi, menjelaskan bahwa rotasi ini merupakan bagian dari manajemen sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Polri, yang bertujuan memperkuat kinerja organisasi sekaligus menjaga semangat profesionalisme di tingkat satuan bawah.
“Ini bagian dari manajemen SDM, tour of duty dan tour of area. Tujuannya untuk penyegaran dan peningkatan kinerja institusi,” ujar AKBP Taat Resdi.
Ia menegaskan, rotasi ini bersifat internal, tanpa adanya penugasan personel dari luar wilayah Polres Tulungagung. Kapolres juga menginstruksikan para pejabat baru untuk segera melakukan pemetaan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta menyusun strategi pencegahan dan penanganan dini.
“Setiap Kapolsek yang baru diharapkan segera mengenali karakter wilayahnya, memetakan potensi gangguan, dan menyiapkan langkah pencegahan serta penegakan hukum yang tepat,” tegasnya.
Meskipun situasi keamanan di Tulungagung secara umum masih kondusif, Kapolres mengingatkan bahwa potensi gesekan sosial tetap harus diantisipasi.
“Secara umum kondisi kamtibmas di Tulungagung masih aman dan terkendali, namun potensi gangguan selalu ada. Oleh karena itu, kesiapsiagaan harus terus ditingkatkan,” tambahnya.
Rotasi lima Kapolsek ini dipandang sebagai langkah strategis Polres Tulungagung untuk memperkuat efektivitas kepemimpinan di lapangan, terutama di wilayah yang memiliki dinamika sosial dan keamanan yang kompleks.







