50 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Trenggalek, Sepeda Motor Paling Banyak Terlibat

- Redaksi

Senin, 17 November 2025 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trenggalek, Lumineerdaily – Sepanjang Januari hingga November 2025, Satlantas Polres Trenggalek mencatat 50 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Data menunjukkan, kendaraan roda dua menjadi yang paling sering terlibat dalam insiden tersebut.

 

Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, menyebutkan bahwa setiap bulan terdapat sekitar 30-35 kasus kecelakaan di wilayahnya. Korban kebanyakan berusia 15-30 tahun, termasuk pelajar, yang berada pada rentang usia produktif.

“Hampir semua kecelakaan diawali dengan pelanggaran lalu lintas. Mulai dari berkendara dengan kecepatan tinggi, menerobos lampu merah, melawan arus, hingga mengemudi dalam kondisi mengantuk,” ujar Ridwan, Senin (17/11/2025).

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, pihak kepolisian terus melakukan edukasi, termasuk sosialisasi di sekolah-sekolah. Namun, Ridwan menegaskan, membangun kedisiplinan berlalu lintas memerlukan komitmen dari setiap individu.

 

Sebagai upaya menekan angka kecelakaan, Polres Trenggalek kembali menggelar Operasi Zebra Semeru 2025 selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November. Operasi akan fokus pada pelanggaran seperti pengendara di bawah umur, tidak menggunakan helm standar, melawan arus, dan kendaraan tidak layak pakai.

Penindakan dilakukan melalui tilang elektronik (ETLE) maupun manual. Ridwan menyebutkan, sekitar 95 persen penindakan menggunakan ETLE, sementara sisanya tilang manual.

Ridwan berharap, masyarakat semakin disiplin dan mematuhi aturan berlalu lintas sehingga angka kecelakaan di Trenggalek dapat berkurang.

Berita Terkait

Trenggalek Raih Penghargaan Nasional Berkat Pengadaan Digital yang Transparan
Becak Listrik Ubah Cara Hidup Tukang Becak Lansia di Trenggalek
PKB Trenggalek Fokus Konsolidasi Internal, Siap Ikuti Aturan Pilkada Apa Pun
Guru Relawan Nonsertifikasi Trenggalek Terancam Tak Tercatat Sistem, DPRD Dorong Terobosan Kebijakan
Pengawasan UMK 2026 Diperketat, Disperinaker Trenggalek Fokus Kepatuhan Perusahaan
Kasus DBD di Trenggalek Turun, Angka Kematian Tak Berubah
Konflik Tambang Galian C di Trenggalek Buntu, DPRD Siapkan Sidak ke Desa Ngentrong
DBD Terkonsentrasi di Dua Kecamatan, Trenggalek Hadapi Alarm Dini Musim Hujan 2026

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:56 WIB

Trenggalek Raih Penghargaan Nasional Berkat Pengadaan Digital yang Transparan

Minggu, 11 Januari 2026 - 15:09 WIB

Becak Listrik Ubah Cara Hidup Tukang Becak Lansia di Trenggalek

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:37 WIB

PKB Trenggalek Fokus Konsolidasi Internal, Siap Ikuti Aturan Pilkada Apa Pun

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:26 WIB

Guru Relawan Nonsertifikasi Trenggalek Terancam Tak Tercatat Sistem, DPRD Dorong Terobosan Kebijakan

Rabu, 7 Januari 2026 - 05:30 WIB

Pengawasan UMK 2026 Diperketat, Disperinaker Trenggalek Fokus Kepatuhan Perusahaan

Rabu, 7 Januari 2026 - 05:17 WIB

Kasus DBD di Trenggalek Turun, Angka Kematian Tak Berubah

Rabu, 7 Januari 2026 - 05:05 WIB

Konflik Tambang Galian C di Trenggalek Buntu, DPRD Siapkan Sidak ke Desa Ngentrong

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:00 WIB

DBD Terkonsentrasi di Dua Kecamatan, Trenggalek Hadapi Alarm Dini Musim Hujan 2026

Berita Terbaru