Trenggalek Genjot Penataan Lahan untuk Sekolah Rakyat Senilai Rp 2,5 Miliar

- Redaksi

Rabu, 19 November 2025 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trenggalek, Lumineerdaily – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek mempercepat penataan lahan seluas 6 hektare di Kelurahan Sumbergedong, Kecamatan Trenggalek, sebagai persiapan pembangunan Sekolah Rakyat (SR). Meski menghadapi keterbatasan anggaran infrastruktur, Pemkab menyiapkan dana sebesar Rp 2,5 miliar untuk proyek pengurukan yang ditargetkan rampung awal Desember 2025.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Trenggalek, Anjang Purwoko, menegaskan bahwa penyediaan lahan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, sementara pembangunan gedung akan dilaksanakan oleh pemerintah pusat setelah urukan selesai.

“Penataan lahan ini sudah mulai kontrak sejak 6 November dan dijadwalkan selesai 5 Desember, atau dalam 30 hari,” ujar Anjang.

Lahan akan diuruk menggunakan tanah hasil proyek Strategis Nasional Bendungan Bagong. Pemanfaatan material ini diatur dalam kerja sama antara Pemkab Trenggalek dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Dengan volume urukan sekitar 21 ribu meter kubik, PUPR menargetkan pengangkutan minimal 70 meter kubik per hari agar pengerjaan sesuai jadwal.

“Evaluasi harian akan kami lakukan agar target harian terpenuhi, sehingga awal Desember pengurukan bisa tuntas,” tambahnya.

Setelah tahap urukan rampung dan seluruh persyaratan teknis serta administrasi lengkap, pembangunan fisik sekolah oleh pemerintah pusat dapat segera dimulai. Menurut Anjang, semua aspek, termasuk tata ruang, sudah memenuhi ketentuan yang berlaku.

Proyek ini menjadi langkah strategis Pemkab Trenggalek dalam menyediakan fasilitas pendidikan memadai bagi masyarakat, meski anggaran infrastruktur daerah terbatas.

Berita Terkait

Trenggalek Raih Penghargaan Nasional Berkat Pengadaan Digital yang Transparan
Becak Listrik Ubah Cara Hidup Tukang Becak Lansia di Trenggalek
PKB Trenggalek Fokus Konsolidasi Internal, Siap Ikuti Aturan Pilkada Apa Pun
Guru Relawan Nonsertifikasi Trenggalek Terancam Tak Tercatat Sistem, DPRD Dorong Terobosan Kebijakan
Pengawasan UMK 2026 Diperketat, Disperinaker Trenggalek Fokus Kepatuhan Perusahaan
Kasus DBD di Trenggalek Turun, Angka Kematian Tak Berubah
Konflik Tambang Galian C di Trenggalek Buntu, DPRD Siapkan Sidak ke Desa Ngentrong
DBD Terkonsentrasi di Dua Kecamatan, Trenggalek Hadapi Alarm Dini Musim Hujan 2026

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:56 WIB

Trenggalek Raih Penghargaan Nasional Berkat Pengadaan Digital yang Transparan

Minggu, 11 Januari 2026 - 15:09 WIB

Becak Listrik Ubah Cara Hidup Tukang Becak Lansia di Trenggalek

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:37 WIB

PKB Trenggalek Fokus Konsolidasi Internal, Siap Ikuti Aturan Pilkada Apa Pun

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:26 WIB

Guru Relawan Nonsertifikasi Trenggalek Terancam Tak Tercatat Sistem, DPRD Dorong Terobosan Kebijakan

Rabu, 7 Januari 2026 - 05:30 WIB

Pengawasan UMK 2026 Diperketat, Disperinaker Trenggalek Fokus Kepatuhan Perusahaan

Rabu, 7 Januari 2026 - 05:17 WIB

Kasus DBD di Trenggalek Turun, Angka Kematian Tak Berubah

Rabu, 7 Januari 2026 - 05:05 WIB

Konflik Tambang Galian C di Trenggalek Buntu, DPRD Siapkan Sidak ke Desa Ngentrong

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:00 WIB

DBD Terkonsentrasi di Dua Kecamatan, Trenggalek Hadapi Alarm Dini Musim Hujan 2026

Berita Terbaru