Trenggalek Tekan Perkawinan Anak, Desa Jadi Garda Utama

- Pewarta

Jumat, 28 November 2025 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trenggalek, Lumineerdaily – Pemerintah Kabupaten Trenggalek melaporkan penurunan tajam kasus perkawinan anak dalam tiga tahun terakhir. Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyebut keberhasilan itu ditopang peran pemerintah desa yang memperketat administrasi pernikahan.

 

“Desa berada pada titik paling awal setiap rencana pernikahan. Dari situ pencegahan berjalan,” ujar Arifin dalam pertemuan evaluasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Senin.

 

Gerakan “Desa Nol Perkawinan Anak” yang diluncurkan pada 2021 disebut menjadi instrumen utama. Sejumlah kecamatan mencatat penurunan signifikan: Panggul dari hampir 5 persen menjadi nol koma, Munjungan dari 6 persen menjadi satu koma, dan Kampak dari 5 persen turun ke nol koma. Penurunan secara keseluruhan mencapai 60–70 persen per tahun, dari hampir 90 kasus menjadi sekitar 30.

 

Arifin menilai efektivitas program muncul dari verifikasi dokumen pernikahan oleh desa, termasuk formulir N1 yang terhubung ke Pengadilan Agama. Desa, katanya, mengetahui lebih cepat kondisi calon pengantin dan kesiapan mereka.

 

Ia menekankan bahwa perlindungan anak bukan bentuk pelarangan pernikahan, melainkan memastikan kematangan mental, ekonomi, dan pendidikan. Tantangan terbesar, menurut dia, adalah kasus married by accident yang meningkat seiring mobilitas ekonomi keluarga.

 

Arifin mengusulkan agar pemerintah provinsi memperluas gerakan desa nol kasus dengan dukungan fiskal. Insentif dianggap lebih efektif ketimbang menambah kader baru. “Tokoh desa sudah punya modal sosial. Tinggal diperkuat,” ujarnya.

Berita Terkait

Mas Ipin Tinjau Jalan Krandekan-Gandusari, Perbaikan 5,5 Kilometer Segera Dimulai
Mas Ipin Cek Langsung Data Warga Miskin, Temukan Masalah yang Tak Terlihat di Atas Kertas
Wabup Syah: Perubahan APBD 2026 Perkuat Ruang Pembangunan dan Pelayanan Masyarakat Trenggalek
Hari Jadi ke-832 Meriah, Mas Ipin Ingatkan Masih Banyak Pekerjaan untuk Trenggalek
DPRD Trenggalek Siapkan Skema Dana Cadangan Pilkada, Usulan Rp40 Miliar Dicicil Dua Tahun
Bupati Arifin Tutup Hari Jadi Trenggalek ke-832 dengan Wayang Kulit dan Undian Motor
Bupati Arifin Pimpin Kirab Pusaka Hari Jadi Trenggalek ke-832, Petani Bawa Hasil Bumi
Jelang Hari Jadi ke-832, Bupati Trenggalek Ziarah ke Makam Para Pendahulu

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 00:19 WIB

Mas Ipin Tinjau Jalan Krandekan-Gandusari, Perbaikan 5,5 Kilometer Segera Dimulai

Rabu, 9 September 2026 - 23:58 WIB

Mas Ipin Cek Langsung Data Warga Miskin, Temukan Masalah yang Tak Terlihat di Atas Kertas

Selasa, 8 September 2026 - 15:54 WIB

Wabup Syah: Perubahan APBD 2026 Perkuat Ruang Pembangunan dan Pelayanan Masyarakat Trenggalek

Senin, 7 September 2026 - 18:44 WIB

Hari Jadi ke-832 Meriah, Mas Ipin Ingatkan Masih Banyak Pekerjaan untuk Trenggalek

Kamis, 3 September 2026 - 19:09 WIB

DPRD Trenggalek Siapkan Skema Dana Cadangan Pilkada, Usulan Rp40 Miliar Dicicil Dua Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:41 WIB

Bupati Arifin Tutup Hari Jadi Trenggalek ke-832 dengan Wayang Kulit dan Undian Motor

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Bupati Arifin Pimpin Kirab Pusaka Hari Jadi Trenggalek ke-832, Petani Bawa Hasil Bumi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:07 WIB

Jelang Hari Jadi ke-832, Bupati Trenggalek Ziarah ke Makam Para Pendahulu

Berita Terbaru